Berita

PT KAI Targetkan Pengurangan Emisi Karbon hingga 29% pada 2029

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 29% pada 2029. Target ini mencakup emisi langsung yang dikendalikan perusahaan (scope 1), emisi tidak langsung dari aktivitas perusahaan (scope 2), serta emisi lain yang berkaitan dengan rantai pasok (scope 3). Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI, John Roberto, optimistis target ini dapat dicapai melalui strategi dan komitmen yang telah disusun.

“Kami telah menyusun rencana perusahaan selama lima tahun ke depan, termasuk strategi jangka panjang untuk mengelola ESG (environmental, social, and governance) di sektor kereta api,” ujar John dalam acara Ngariung & Sustainability Tour di Jakarta, Jumat (28/2/2025). “Target 29% ini harus tercapai, baik untuk scope 1, scope 2, maupun scope 3. Saat ini, kami masih fokus pada scope 1, lalu akan menyusun strategi dekarbonisasi hingga ke scope 3,” tambahnya.

John menjelaskan beberapa strategi yang diterapkan KAI untuk mencapai target tersebut. Pertama, perusahaan melakukan pengukuran emisi melalui Laporan Keberlanjutan KAI dan carbon footprint (jejak karbon) untuk angkutan penumpang dan barang. Pada akhir 2024, KAI meluncurkan fitur jejak karbon di aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang mengetahui jumlah karbon yang dikurangi saat menggunakan kereta api dibandingkan dengan moda transportasi lain.

Kedua, KAI mengembangkan sumber energi terbarukan melalui implementasi 64 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 2024 serta penggunaan biodiesel. “Kami sudah mulai menggunakan biodiesel, saat ini di B40, dan tahun depan akan ditingkatkan ke B50,” jelas John.

Ketiga, KAI mendorong transportasi berkelanjutan dengan mengembangkan kereta berbasis tenaga listrik. Selain itu, efisiensi energi juga ditingkatkan, salah satunya dengan memperoleh sertifikasi Green Building untuk gedung kantor LRT Jabodebek.

Komitmen KAI dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan juga diakui secara global. Pada 18 Desember 2024, KAI meraih skor environmental, social, and governance (ESG) sebesar 41 dari S&P Global. Capaian ini menunjukkan upaya serius KAI dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

“Apa yang kita lakukan hari ini akan membentuk dunia di masa depan. Kami terus berkomitmen memperbaiki kondisi lingkungan, termasuk di sekitar jalur kereta api, agar lebih baik untuk generasi mendatang,” tegas John.

Dengan berbagai langkah strategis ini, KAI berharap dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya global dalam menghadapi perubahan iklim.

Sumber: Kompas.com

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO