Refleksi Komparatif Implementasi ESG di Indonesia dan Vietnam: Tantangan, Kebijakan, Prospek

Studi ini menganalisis secara komparatif tantangan dan capaian implementasi praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam pembangunan berkelanjutan di dua negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Vietnam.
Latar Belalah dan Tantangan Bersama
Kedua negara menghadapi tekanan ESG yang signifikan, termasuk:
- Degradasi hutan dan deforestasi.
- Polusi plastik.
- Risiko greenwashing (klaim lingkungan yang menyesatkan).
- Keterbatasan kapasitas UMKM dalam menerapkan praktik berkelanjutan.
Pencapaian dan Fokus Analisis
Meski memiliki tantangan, masing-masing negara menunjukkan progres, seperti percepatan energi surya di Vietnam dan penerbitan green sukuk di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada lima isu utama:
- Pembelajaran dari transisi energi terbarukan.
- Desain kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR).
- Tata kelola hutan dan kepatuhan terhadap European Union Deforestation Regulation (EUDR).
- Penerapan standar pelaporan global untuk mencegah greenwashing.
- Integrasi UMKM ke dalam kerangka keberlanjutan.
Metodologi dan Rekomendasi
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif komparatif, studi ini merekomendasikan beberapa hal, antara lain:
- Penguatan insentif energi terbarukan yang terukur.
- Harmonisasi kebijakan EPR lintas negara.
- Pembentukan pusat kepatuhan EUDR regional.
- Adopsi standar pelaporan ISSB S1/S2.
- Program pembiayaan dan pelaporan yang proporsional bagi UMKM.
Sumber:
https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/4855/1121
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




