Presentasi

Menuju Lingkungan Berkelanjutan: Bappenas Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi Hulu-Hilir

Pada tanggal 25 Februari 2026 lalu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah di Jakarta. Agenda besar yang diusung dalam pertemuan strategis ini adalah perumusan Kebijakan Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi Hulu-Hilir.

Mengapa Pendekatan Hulu-Hilir Menjadi Kunci?

Selama bertahun-tahun, tantangan persampahan di Indonesia sering kali hanya dititikberatkan pada penanganan di bagian hilir atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui arah kebijakan reformasi yang baru ini, Bappenas menegaskan perlunya transformasi sistem yang terintegrasi secara penuh, meliputi:

  • Intervensi Hulu (Upstream): Fokus pada pencegahan dan pengurangan timbulan sampah langsung dari sumbernya, baik dari tingkat rumah tangga maupun industri.
  • Sirkular Ekonomi: Mendorong perubahan paradigma dari sistem kumpul-angkut-buang menjadi pemilahan, daur ulang, dan pemanfaatan kembali material untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.
  • Penanganan Hilir (Downstream): Peningkatan infrastruktur dan teknologi pengolahan akhir yang lebih ramah lingkungan dan modern.

Langkah reformasi tata kelola persampahan ini sangat krusial dan sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Pembangunan nasional yang berkelanjutan membutuhkan sinergi dan komitmen kuat dari seluruh pihak—berlandaskan nilai dasar BerAKHLAK dan semangat Bangga Melayani Bangsa—untuk memastikan kekayaan alam Nusantara, dari keindahan Raja Ampat hingga keanekaragaman hayatinya, tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO