Konsepsi pembangunan nasional menuju Indonesia pusat peradaban maritim dunia

Perairan Indonesia dikenal banyak mengandung potensi kekayaan alam. Kawasan perairan Negara Kepulauan Indonesia banyak menagandung sumber daya hayati yang meliputi ikan, mamalia laut, bakau, rumput laut dan biota air lainya. Selain sumber daya hayati, terdapat pula sumber daya mineral, sumber daya minyak dan gas bumi, sumber daya pesisir, dan lain sebagainya. Indonesia juga memiliki banyak
potensi energi, baik energi konvensional maupun energi terbarukan, seperti energi bayu, energi surya, energi panas laut, energi ombak, dan lain-lain. Selain potensi kekayaan alam yang melimpah, perairan Indonesia banyak mengandung potensi jasa lingkungan yang bernilai ekonomis tinggi dalam bentuk
keindahan alam, keunikan dan daya tarik lainnya. Jasa lingkungan laut Indonesia dapat dikembangkan sebagai industri pariwisata, wahana olah raga dan terapi kesehatan. Ini merupakan potensi ekonomi yang masih harus dikembangkan.
Letak geografis Indonesia pada posisi silang antar dua benua dan dua samudra besar dengan kekayaan alam yang dikandungnya, memberikan keuntungan secara ekonomi bagi Indonesia. Indonesia berpotensi mengembangkan berbagai industri maritim, termasuk industri perkapalan, industri migas dan industri manufaktur serta industri pengolahan sumber daya alam, dan jasa kelautan yang meliputi pariwisata,
pelayaran, perdangan internasional, dan bentuk jasa lainya. Kecenderungan dunia saat ini dalam pengembangan ekonomi maritim adalah mengacu pada prinsip ekonomi biru. Di Indonesia ekonomi biru dikembangkan dengan prinsip bahwa kekayaan laut Indonesia dikuasai oleh negara untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat Indonesia. Penguasaan laut Indonesia oleh negara akan menyeimbangkan keberlanjutan ekologi dan pengembangan ekonomi.
source :
https://maritim.go.id/detail_magazine/pokok-pokok-pemikiran-pembangunan-kemaritiman-maritim-2045
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




