Video

Aktivitas Tambang di Lereng Gunung Dikhawatirkan Picu Banjir Lumpur

Aktivitas pertambangan di kawasan perbukitan atau lereng gunung berpotensi meningkatkan risiko banjir lumpur saat hujan deras terjadi.

Dalam gambar yang beredar, terlihat kondisi lahan terbuka berwarna kemerahan yang diduga merupakan area tambang nikel. Hilangnya tutupan vegetasi membuat tanah lebih mudah tererosi dan terbawa aliran air menuju wilayah yang lebih rendah.

Jika hujan berintensitas tinggi turun dalam waktu lama, material tanah dari area terbuka dapat ikut hanyut dan membentuk aliran lumpur ke daerah di bawahnya. Kondisi ini berpotensi memperburuk sedimentasi sungai, menurunkan kualitas air, serta mengancam permukiman dan lahan masyarakat.

Risiko tersebut semakin besar apabila area tambang tidak dilengkapi sistem drainase, kolam sedimentasi, dan pengendalian erosi yang memadai.

Karena itu, kegiatan pertambangan di wilayah berbukit perlu disertai pengelolaan lingkungan yang ketat, termasuk menjaga zona penyangga, melakukan reklamasi lahan, dan memastikan limpasan air hujan tidak langsung membawa sedimen ke kawasan di bawahnya.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO