Jangan panik, lakukan 7 hal ini saat terjadi gempa bumi

Gempa bumi dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan, terutama di Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire, jalur pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Kondisi ini membuat Indonesia sangat rawan terhadap bencana gempa bumi. Oleh karena itu, penting mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat gempa terjadi untuk meningkatkan keselamatan diri.
Hal yang Perlu Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi
1. Terapkan Prinsip Drop, Cover, and Hold On
- Drop (Jatuhkan diri): Turunkan tubuh ke posisi tangan dan lutut agar tidak mudah terjatuh dan tetap bisa bergerak jika perlu.
- Cover (Lindungi diri): Berlindung di bawah meja atau furnitur yang kokoh, lindungi kepala dan leher dengan tangan atau benda yang ada.
- Hold On (Pegang kuat-kuat): Pegang perabotan tempat berlindung sampai guncangan berhenti. Bersiaplah untuk berpindah jika tempat berlindung bergeser atau rusak16.
2. Jika Berada di Dalam Bangunan
- Jangan panik dan tidak perlu berlari keluar saat gempa berlangsung.
- Jauhkan diri dari jendela, kaca, rak buku, lemari, dan benda yang mudah jatuh.
- Jika sedang memasak, segera matikan kompor untuk mencegah kebakaran.
- Jika berada di tempat tidur, tetap di sana dan lindungi kepala dengan bantal.
- Hindari penggunaan lift; gunakan tangga darurat jika harus evakuasi.
- Jika terjebak di lift, tekan tombol darurat dan hubungi petugas23457.
3. Jika Berada di Tempat Kerja atau Gedung Bertingkat
- Tetap di dalam gedung dan berlindung di bawah meja atau di sudut ruangan yang kuat.
- Jauhi jendela dan dinding luar.
- Jangan panik dan hindari berlari keluar gedung saat gempa masih berlangsung.
- Jangan gunakan elevator dan ikuti instruksi evakuasi dari petugas23.
4. Jika Berada di Tempat Ramai
- Fokus melindungi diri dan jangan langsung menuju pintu keluar.
- Hindari rak pajangan dan benda yang mudah jatuh.
- Cari perlindungan dan lindungi kepala dari puing-puing yang berjatuhan2.
5. Jika Berada di Luar Ruangan
- Jauhi bangunan, tiang listrik, pohon, papan reklame, dan kabel listrik yang berpotensi roboh.
- Cari area terbuka yang jauh dari bahaya seperti pepohonan tinggi dan bangunan.
- Perhatikan kondisi tanah, hindari area retakan atau longsor.
- Jika di pantai, segera menjauh ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari tsunami.
- Jika di pegunungan, jauhi lereng yang rawan longsor dan pohon tinggi yang bisa roboh23.
6. Jika Sedang Berkendara
- Segera berhenti di tempat yang aman, jauh dari jembatan, terowongan, tiang listrik, dan underpass.
- Tetap di dalam kendaraan sampai guncangan berhenti dan pasang rem tangan.
- Jika memungkinkan, segera keluar dari kendaraan dan cari tempat aman26.
7. Jika Tidak Bisa Merunduk atau Bergerak
- Jika menggunakan kursi roda, kunci roda dan lindungi kepala dengan benda yang ada.
- Jika di tempat tidur dan tidak bisa bergerak, tutupi kepala dan tubuh dengan bantal atau selimut untuk melindungi dari benda jatuh12.
Setelah Gempa Berakhir
- Waspadai gempa susulan yang mungkin terjadi.
- Segera cari pertolongan medis jika terluka.
- Ikuti instruksi evakuasi dan jangan kembali ke bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman5.
Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah ini, peluang keselamatan saat gempa bumi meningkat secara signifikan. Tetap tenang dan fokus melindungi diri adalah kunci utama untuk bertahan dalam situasi gempa bumi.
sumber :
https://www.halodoc.com/artikel/jangan-panik-lakukan-7-hal-ini-saat-terjadi-gempa-bumi
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




