Artikel

Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Transportasi Berkelanjutan di Kota Surabaya

Kota yang berorientasi pada pembangunan untuk pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna transportasi publik memiliki kaitan erat dengan pengembangan kawasan wisata. Dalam jurnal “Significance of the Public Transport for Tourism Development in Destinations” (Deturope, 2023), disebutkan bahwa mobilitas, terutama transportasi publik, memainkan peran penting dalam memfasilitasi aksesibilitas dan interaksi sosial di kawasan wisata. Transportasi publik memudahkan lebih banyak orang untuk mengakses suatu destinasi, sementara moda transportasi seperti berjalan kaki dan bersepeda memberikan dampak positif dari sisi sosial dan ekonomi.

Kota Lama Surabaya sebagai Kawasan Wisata Potensial

Kawasan Kota Lama di Surabaya merupakan kawasan bersejarah dengan kekayaan budaya dan arsitektur yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Kawasan ini telah diakui sebagai Kawasan Strategis Sosial Budaya dan ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam upaya memaksimalkan potensi wisata di kawasan ini, Pemerintah Kota Surabaya, bersama ITDP Indonesia, mengembangkan infrastruktur yang mendukung transportasi berkelanjutan, khususnya bagi pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna transportasi publik. Rencana revitalisasi dimulai pada 2023 untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan kawasan bagi pengunjung.

Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan

Melalui rekomendasi ITDP, perencanaan infrastruktur di Kota Lama diarahkan pada peningkatan konektivitas dan aksesibilitas dengan moda transportasi berkelanjutan. Pengembangan fasilitas untuk berjalan kaki dan bersepeda tidak hanya mengurangi polusi tetapi juga memberikan pengalaman lebih baik bagi wisatawan, memungkinkan mereka untuk menikmati kawasan dengan lebih lambat dan mendalam. Beberapa fasilitas yang disoroti meliputi penambahan jalur pedestrian yang aman dan nyaman, serta penyediaan fasilitas penyeberangan yang ramah bagi semua pengguna jalan.

Selain itu, pengembangan moda transportasi ramah lingkungan seperti becak kayuh direncanakan untuk melengkapi pengalaman berwisata di kawasan ini. Program becak wisata juga didorong agar penyedia becak kayuh turut berperan dalam mengenalkan sejarah dan budaya kawasan kepada pengunjung.

Sinergi Transportasi Publik

Saat ini, kawasan Kota Lama Surabaya dilayani oleh Suroboyo Bus dan Kereta Rel Diesel (KRD), namun akses dari titik pemberhentian menuju kawasan masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi ITDP menekankan pentingnya penambahan moda transportasi publik serta titik pemberhentian yang lebih dekat dengan berbagai zona di Kota Lama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan memudahkan akses ke kawasan.

Pelaksanaan dan Peningkatan

Selama proses pengembangan, ITDP bekerja sama dengan berbagai dinas terkait untuk menyusun rencana dan implementasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna kawasan. Survei lapangan dan diskusi dengan komunitas setempat juga dilakukan untuk mengidentifikasi masalah aksesibilitas, seperti kesulitan menyeberang dan rendahnya persepsi keamanan saat berjalan kaki akibat dominasi kendaraan bermotor.

Pada Juni 2024, revitalisasi Kawasan Kota Lama Surabaya telah diresmikan. Peningkatan konektivitas dan aksesibilitas, seperti perbaikan halte, jalur pedestrian, dan penambahan fasilitas penyeberangan, memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung. Pengembangan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memaksimalkan potensi Kota Lama sebagai kawasan wisata berkelanjutan yang sinergis dengan transportasi ramah lingkungan.

Pengembangan Kawasan Kota Lama Surabaya menunjukkan pentingnya sinergi antara infrastruktur transportasi berkelanjutan dan pengembangan destinasi wisata. Langkah-langkah yang telah diambil, seperti peningkatan fasilitas pejalan kaki, pengembangan moda transportasi tidak bermotor, dan pengenalan kembali becak kayuh, menjadi contoh bagaimana kota dapat bertransformasi menjadi kawasan wisata yang lebih inklusif, ramah lingkungan, dan nyaman bagi pengunjung. Kawasan ini diharapkan terus berkembang dan menjadi pusat pengembangan transportasi berkelanjutan di Surabaya.

sumber :

https://itdp-indonesia.org/2024/09/transportasi-berkelanjutan-tiket-pengembangan-kawasan-wisata/?utm_source=BenchmarkEmail&utm_campaign=ITDP_Indonesia_Newsletter%3a_September_2024&utm_medium=email

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO