Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Bebas Gunungan Sampah pada Akhir 2027

Batang – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan perubahan besar dalam pengelolaan sampah nasional. Ia menargetkan persoalan gunungan sampah di seluruh Indonesia dapat diselesaikan paling lambat akhir tahun 2027, sehingga tidak ada lagi kota dengan tumpukan sampah yang mencemari lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri akad massal 62.100 rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Menurutnya, pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga menyangkut citra dan kehormatan bangsa di mata dunia.
“Insyaallah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan melakukan perubahan yang drastis. Pada akhir 2027 saya minta persoalan sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak boleh ada lagi gunungan sampah, dan target itu harus kita capai,” tegas Presiden Prabowo.
Sampah Menjadi Tantangan Nasional
Presiden menilai kondisi lingkungan yang bersih merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah negara. Karena itu, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh dikenal sebagai negara dengan kota-kota yang kotor dan dipenuhi sampah.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, persoalan sampah juga dinilai dapat memengaruhi daya tarik sektor pariwisata.
“Sampah adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang jorok, dan tidak boleh ada kota di Indonesia yang kotor. Ini adalah tantangan kita bersama,” ujarnya.
Ajak Semua Pihak Bergotong Royong
Untuk mencapai target tersebut, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), hingga masyarakat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan masing-masing.
Menurutnya, upaya penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kawasan permukiman, sungai, hingga ruang-ruang publik agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.
Pemerintah Siapkan Insentif Kota Terbersih
Sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan, Presiden juga mengusulkan penyelenggaraan lomba kota terbersih dengan hadiah berupa insentif anggaran.
Ia meminta Menteri Sekretaris Negara berkoordinasi dengan Menteri Keuangan untuk menyiapkan skema penghargaan bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan sampah.
Dalam usulannya, lima kota terbaik akan memperoleh insentif, dengan kota terbersih berpeluang menerima dana hingga Rp20 miliar, sementara daerah dengan peringkat berikutnya juga akan mendapatkan penghargaan sesuai capaian masing-masing.
Melalui kompetisi tersebut, pemerintah berharap lahir semangat positif antardaerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekaligus mempercepat terwujudnya Indonesia yang bersih.
Komitmen Menuju Indonesia Bersih
Pernyataan Presiden menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan sampah akan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam beberapa tahun ke depan. Keberhasilan mencapai target bebas gunungan sampah pada 2027 diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan hidup, tetapi juga memperkuat kesehatan masyarakat, mendukung sektor pariwisata, serta menciptakan kota-kota yang lebih nyaman dan layak huni.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Indonesia diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada ekonomi sirkular, sehingga persoalan sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara produktif.
https://www.detik.com/properti/berita/d-8597305/prabowo-akhir-2027-tidak-ada-lagi-gunung-sampah
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




