7 Proyek Implementasi Pembangunan Rendah Karbon Indonesia

Pembangunan Rendah Karbon Indonesia (PRK/LCDI) merupakan upaya strategis nasional untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi. Kementerian PPN/Bappenas memimpin inisiatif ini dengan menetapkannya sebagai prioritas nasional dalam RPJMN 2020–2024.
Sebagai arsitek pembangunan nasional, Bappenas tidak hanya menyusun kerangka kebijakan tetapi juga menggerakkan implementasi konkret di lapangan melalui dukungan teknis dan pembiayaan dari ICCTF. Proyek-proyek ini tidak hanya berhasil menurunkan emisi karbon dan memperbaiki lingkungan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan.
Melalui pendekatan HITS dan kolaborasi lintas sektor, Bappenas menjadikan pembangunan rendah karbon sebagai pondasi menuju masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan resilien.
Dengan mendayagunakan pendekatan holistik, integratif, tematik, dan spasial (HITS), Bappenas memastikan bahwa pembangunan rendah karbon menjadi landasan bagi pembangunan nasional yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan iklim, tetapi juga inklusif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Strategi ini menjadikan Bappenas sebagai arsitek kebijakan yang mengintegrasikan agenda global SDGs ke dalam konteks pembangunan Indonesia.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




