Pembelajaran transformasi tata kelola pemerintahan kota global dunia

Istilah Kota Global mulai dikenal pada era 1990 an untuk menyebut London, New York
dan Tokyo; dikemukakan oleh Saskia Sassen (Sasen, The Global City, 1991). Walaupun demikian,
terdapat beragam pemahaman terkait Kota Global yang selama ini diakui dan digunakan para
ahli. Menurut Saskia Sassen, profesor sosiologi di Columbia University (New York City, AS),
kota global merupakan pusat perkotaan yang berfungsi sebagai simpul utama (key node) dalam
sistem perekonomian global.
Konsep yang dikemukakan Sassen menekankan peran kota tersebut dalam ekonomi global, khususnya dalam hal keuangan, perdagangan, dan informasi. Secara umum, kota global dimaknai sebagai pusat (node) utama perkotaan dalam jejaring ekonomi global, memainkan peran kunci dalam sistem keuangan dan perdagangan dunia. Ditandai dengan peran pentingnya dalam perekonomian dunia dan posisi geografis yang strategis, sehingga mempunyai keuntungan kompetitif dan berfungsi melayani sebagai
penghubung sistem ekonomi global.
Kota global biasanya menjadi pusat industri, perdagangan, keuangan, dan kreativitas.
Juga, memiliki pengaruh penting dalam berbagai sektor yang berkaitan dengan perekonomian
global, seperti teknologi informasi, transportasi, dan bisnis. Kota Global menjadi penghubung bisnis, keuangan, budaya dan politik berskala internasional serta seringkali menjadi kota paling berpengaruh terhadap kota di negara tetangganya. Termasuk menjadi pusat inovasi, dengan teknologi, riset dan pengembangan garis depan. Selain itu, juga berfungsi sebagai gerbang bagi daerah belakang (hinterland).
Saat ini, globalisasi terjadi pada kota tempat berkumpulnya penduduk dan berkehidupan
dalam jumlah besar. Namun Kota Global sewajarnya mempunyai nilai dan gagasan yang akan
mempunyai dampak ke seluruh dunia.
sumber :
https://workingpapers.bappenas.go.id/index.php/bwp/article/view/375
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




