Dokumen

Panduan penyusunan kajian risiko iklim : climate risk assessment (CRA)

Agen (para pelaku) merupakan kunci terpenting karena merekalah yang membuat keputusan
berdasarkan motivasi dan informasi yang berbeda-beda, dan memiliki kapasitas untuk mengantisipasi
isu-isu dan memvisualisasikan solusi berdasarkan pengalamannya. Tindakan-tindakan para pelaku
bersifat dinamis meskipun sistem bersifat tetap dari waktu ke waktu. Para pelaku yang memiliki
kapasitas pelengkap-seperti dunia usaha dengan sumber daya inansial dan kelompok masyarakat
dengan kekuatan untuk mengorganisir dapat meningkatkan ketahanan kota melalui kolaborasi antar
pelaku.
Reformasi tata kelola sangat penting dilakukan untuk meningkatkan ketahanan dari sistem perkotaan
karena dapat juga melatih para pelaku kota untuk dapat bertindak lebih leksibel. Tata kelola yang
mendukung kebijakan terkait dengan inklusivitas gender, contohnya, dapat menurunkan marginalisasi
sosial dan meningkatkan kapasitas dari para pelaku untuk membangun ketahanan.

Analisis hubungan dan keterkaitan diantara sistem perkotaan, para pelaku, dan sistem tata kelola dapat
menentukan ketahanan suatu kota. Keterkaitan dan hubungan saling ketergantungan yang positif
diantara ketiga komponen tersebut dan juga pembelajaran yang terus terjadi dapat meningkatkan
ketahanan kota itu sendiri.
Asian Cities Climate Change Resilience Network (ACCCRN) – Jejaring Ketahanan Kota-Kota Asia
Terhadap Perubahan Iklim. Saat ini berbagai isu yang berkaitan dengan perubahan iklim dan pembangunan perkotaan banyak menarik perhatian baik pihak masyarakat, komunitas, pemerintah, dan swasta (private sector).
ACCCRN merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Rockefeller Foundation yang berjalan dari tahun
2008 sampai tahun 2016. ACCCRN bertujuan untuk membangun jaringan ketahanan kota-kota Asia
terhadap dampak perubahan iklim melalui fokus pendanaan dan kegiatan dengan perhatian kepada
kebutuhan masyarakat yang miskin dan rentan. Di awal, ACCCRN bekerja di 10 kota dengan jumlah
penduduk berkisar 2 juta jiwa yang mencakup di Gorakhpur, Indore dan Surat (India), Semarang dan
Bandar Lampung (Indonesia), Hat Yai dan Chiang Rai (Thailand), Da Nang, Quy Nhon, dan Can Tho
(Vietnam), dan saat ini masih terus berkembang.
Dampak perubahan iklim terparah kemungkinan besar akan terjadi di kawasan perkotaan karena
perkotaan merupakan lokasi terkonsentrasinya penduduk, sumber daya dan infrastruktur (World Bank,
2008). Di Indonesia, diperkirakan sekitar 67.5% dari total populasi akan tinggal di area perkotaan pada
tahun 2025 dan sebagian besar penduduk perkotaan di Indonesia tinggal di daerah pesisir sehingga
rentan terhadap bencana banjir, kenaikan muka air laut, dll (UN-Habitat, 2012). Urbanisasi yang pesat
memberikan tekanan terhadap pelayanan perkotaan seperti penyediaan air bersih, sanitasi, sistem
kesehatan, kelistrikan, dan infrastruktur transportasi. Selain itu, urbanisasi juga memberikan tekanan
sosial seperti jumlah angka pengangguran yang terkonsentrasi di area perkotaan dan terus meningkat
dari 55,2% di tahun 2008 menjadi 60,2% di tahun 2012 (Depnakertrans, 2012).
Mercy Corps Indonesia (berdiri sejak tahun 1999) merupakan implementer untuk program ACCCRN di
Indonesia. Beberapa lingkup kerja Mercy Corps Indonesia selain untuk program adaptasi perubahan
iklim yaitu pengembangan ekonomi, kesehatan, sanitasi, dan pengurangan risiko bencana. Program
ACCCRN mencoba untuk mencapai tiga hal, di antaranya:

  • Pengembangan kapasitas: Meningkatkan kapasitas untuk merencanakan, mencari peluang
    pendanaan, berkordinasi, dan melaksanakan strategi ketahanan terhadap perubahan iklim.
  • Mengembangkan jejaring untuk pengetahuan dan pembelajaran: Berbagi pengalaman dan
    pengetahuan praktik dalam membangun ketahanan kota terhadap perubahan iklim (urban climate
    change resilience).

sumber :

https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_panduanpenyusunkajianrisikoiklilm-activity-7288038992963399681-h11X?utm_source=share&utm_medium=member_desktop

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO