Buku

Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia

Transisi menuju ekonomi hijau merupakan langkah strategis yang tak terelakkan bagi Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global sekaligus mencapai pembangunan berkelanjutan. Komitmen Indonesia untuk meraih Net Zero Emission (NZE) pada 2060 serta target Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) menegaskan urgensi pengurangan emisi tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi. Keberhasilan transisi ini sangat bergantung pada kesiapan tenaga kerja yang terampil, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan sektor-sektor hijau.

Transisi hijau bukan hanya sekadar mengganti teknologi atau meningkatkan investasi ramah lingkungan, tetapi juga menyiapkan manusia—terutama pekerja dan generasi muda—untuk berkontribusi aktif. Pekerjaan hijau tidak hanya menciptakan lapangan kerja yang mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga sejalan dengan prinsip pekerjaan layak.

Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia disusun untuk memberikan arah strategis, panduan kebijakan, dan kerangka kolaborasi antarpemangku kepentingan, guna memastikan kesiapan tenaga kerja menghadapi tantangan transisi hijau. Dokumen ini mengadopsi pendekatan berbasis tugas (task-content approach) dalam mendefinisikan dan mengukur pekerjaan hijau, sehingga kesenjangan keterampilan dapat diidentifikasi secara praktis.

Fokus peta jalan ini tertuju pada delapan sektor prioritas yang berperan strategis dalam mendukung target ENDC Indonesia, yaitu:

  1. Energi terbarukan
  2. Kehutanan dan penggunaan lahan
  3. Industri dan proses produksi
  4. Pengolahan limbah dan daur ulang
  5. Pertanian berkelanjutan
  6. Transportasi berkelanjutan
  7. Pariwisata berkelanjutan
  8. Pesisir dan kelautan

Sektor-sektor tersebut dipilih karena kontribusinya dalam menurunkan emisi karbon sekaligus potensinya menciptakan pekerjaan hijau yang inklusif dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peta jalan ini mencakup periode 2025–2045, selaras dengan tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Dokumen ini menekankan aspek keberlanjutan dan kesetaraan dalam transformasi tenaga kerja, serta dirancang untuk dimanfaatkan oleh berbagai pihak: pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan industri, lembaga pendidikan vokasi, serikat pekerja, komunitas lokal, hingga media massa. Dengan empat fase implementasi yang terintegrasi dalam RPJPN, peta jalan ini menjadi landasan bagi terwujudnya ekosistem pekerjaan hijau yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

Source:

https://www.bappenas.go.id/index.php/pencarian-data?keyword=Peta+Jalan+Pengembangan+Tenaga+Kerja+Hijau

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO