Perlindungan kawasan cagar budaya sumbu filosofi Yogyakarta terhadap perubahan iklim dengan pendekatan low emission zone

Strategi Inovatif untuk Melindungi Warisan Budaya di Yogyakarta: Pendekatan Zona Rendah Emisi
Transportasi perkotaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pergerakan, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan. Di Yogyakarta, isu ini menjadi lebih kompleks karena kota ini memiliki Sumbu Filosofis, sebuah warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Sumbu Filosofis bukan hanya simbol budaya, melainkan juga ruang perkotaan yang hidup dan sensitif terhadap setiap perubahan.
Menyadari tantangan ini, sebuah tesis sarjana dan proyek desain dikembangkan dengan judul “Melindungi Warisan Budaya Sumbu Filosofis Yogyakarta dari Perubahan Iklim melalui Pendekatan Zona Rendah Emisi.”
Tujuan dan Pendekatan Penelitian
Studi ini secara mendalam mengkaji bagaimana intervensi transportasi perkotaan melalui penerapan Zona Rendah Emisi (Low Emission Zone) dapat memainkan peran ganda:
- Mengurangi emisi karbon dari kendaraan bermotor.
- Melindungi kawasan warisan budaya dari dampak negatif polusi.
Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka desain yang mengintegrasikan perspektif lingkungan dan budaya. Kerangka ini bertujuan untuk berkontribusi pada pencapaian target net-zero emission Indonesia, sambil secara bersamaan memperkuat perlindungan terhadap warisan budaya dunia.
Kontribusi dan Pengakuan
Dokumen ini merupakan bagian dari tugas akhir sarjana yang dibimbing oleh Dr.Eng. Muhammad Sani Roychansyah., S.T., M.Eng. Proses penelitian juga diperkaya oleh masukan berharga dari para penguji, yaitu Prof. Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP., M.Sc., Ph.D. dan Dr. Danang Yulisaksono, S.T., M.T. (Kepala Bidang Penelitian, Inovasi, dan Pengendalian Wilayah di Bappeda Kota Yogyakarta).
Proyek ini tidak hanya menawarkan solusi praktis untuk masalah transportasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi urban dapat sejalan dengan pelestarian warisan budaya, menciptakan kota yang lebih berkelanjutan dan berbudaya.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




