Presentasi

Aplikasi rekomendasi limbah eskpor impor

Panduan Lengkap Pengajuan Rekomendasi Impor Limbah Non B3 Melalui Aplikasi APRIEL

Dalam sistem perizinan impor di Indonesia, terutama untuk komoditas dengan pengawasan ketat seperti limbah, Persetujuan Impor (PI) menjadi dokumen yang sangat penting. Proses pengajuan PI dilakukan melalui Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS-NK), yang secara otomatis mendistribusikan permohonan ke kementerian dan lembaga terkait untuk mendapatkan rekomendasi atau persetujuan sesuai kewenangan masing-masing.

Salah satu lembaga kunci dalam proses ini adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memiliki kewenangan untuk menerbitkan Rekomendasi Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun (Non B3). Untuk mempermudah proses ini secara digital, KLHK mengembangkan Aplikasi Rekomendasi Impor Ekspor Limbah (APRIEL), yang dapat diakses melalui laman: apriel.menlhk.go.id.

Siapa yang Bisa Menggunakan APRIEL?

APRIEL ditujukan untuk importir produsen yang telah memiliki Angka Pengenal Importir – Produsen (API-P). Mereka dapat mengajukan permohonan Rekomendasi Impor Limbah Non B3 secara online melalui platform ini.

Komoditas yang Dicakup

Saat ini, modul APRIEL mencakup enam jenis komoditas limbah Non B3:

  1. Kaca
  2. Kertas
  3. Plastik
  4. Potongan Kain
  5. Skrap Karet
  6. Skrap Logam

Langkah-Langkah Pengajuan Permohonan

  1. Registrasi dan Login:
    • Importir wajib melakukan registrasi terlebih dahulu di website APRIEL.
    • Setelah akun aktif, pengguna dapat login ke sistem.
  2. Membuat Permohonan Baru:
    • Pilih menu “Buat Permohonan Baru Rekomendasi Impor Limbah Non B3”.
    • Pilih jenis komoditas yang akan diimpor.
  3. Mengisi Data Permohonan:
    Proses pengisian data dilakukan melalui empat tab utama:
    • Data Pemohon dan Data Perusahaan: Diisi otomatis dari data registrasi.
    • Persyaratan Administrasi: Wajib diisi dengan dokumen-dokumen legal pendukung.
    • Persyaratan Teknis: Berisi informasi komprehensif tentang:
      • Jenis dan rincian komoditas
      • Kapasitas dan proses produksi
      • Penggunaan bahan dan peralatan
      • Neraca massa produksi
      • Daftar eksportir luar negeri
      • Pengelolaan dan pemantauan lingkungan
  4. Penyimpanan dan Pengiriman:
    • Setelah semua informasi lengkap, pengguna dapat menyimpan permohonan dan kemudian mengirimkannya melalui sistem.
  5. Pemantauan Status Permohonan:
    • Status awal permohonan adalah “Draft Permohonan”.
    • Pengguna dapat memantau perkembangan proses melalui menu status.

Mengapa APRIEL Penting?

APRIEL menjadi bagian krusial dalam pemenuhan syarat untuk memperoleh Persetujuan Impor Limbah Non B3, dan terintegrasi langsung dengan alur SINAS-NK. Sistem ini memastikan bahwa proses berjalan lebih transparan, efisien, dan terkoordinasi antar kementerian.

sumber:
https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_aplikasi-rekomendasi-impor-ekspor-limbah-activity-7323904092332838913-h4mB?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO