Berita

Hijaukan Pesisir Utara Jawa, Kodim 0720/Rembang dan Pemkab Tanam 1.000 Mangrove di Pasar Banggi

Upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir terus dilakukan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kodim 0720/Rembang bersama Pemerintah Kabupaten Rembang menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Hutan Mangrove Jembatan Merah, Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang, Senin. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata untuk menjaga ekosistem pantai sekaligus mencegah abrasi yang selama ini mengancam wilayah pesisir utara Jawa.

Suasana penanaman berlangsung penuh semangat. Ratusan bibit mangrove ditanam secara gotong royong oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat setempat. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Rembang Harno, Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Bupati Rembang Harno memberikan apresiasi atas inisiatif penanaman mangrove yang digagas TNI AD tersebut. Menurutnya, mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan pesisir dan kehidupan masyarakat sekitar.

Ia menjelaskan bahwa mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi pantai, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga mendukung sektor perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

“Untuk tahap awal ini ditanam sebanyak 1.000 pohon mangrove. Ke depan jumlahnya akan terus ditambah agar manfaatnya semakin besar bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Harno.

Menurutnya, pelestarian kawasan pesisir harus dilakukan secara berkelanjutan. Kabupaten Rembang yang memiliki garis pantai cukup panjang membutuhkan perhatian serius dalam menjaga ekosistem laut dan daratan pesisir agar tetap lestari di tengah ancaman perubahan iklim dan abrasi.

Selain menjaga lingkungan, keberadaan mangrove juga diyakini mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan. Akar-akar mangrove menjadi tempat berkembang biaknya ikan, udang, kepiting, dan berbagai organisme laut lainnya yang sangat penting bagi kehidupan nelayan.

Sementara itu, Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng menjelaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari gerakan serentak TNI AD di kawasan Pantai Utara Jawa. Program tersebut dilaksanakan di wilayah Kodam IV/Diponegoro dan Kodam V/Brawijaya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Menurutnya, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Kodim, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) 888 Satria Sejati, pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar.

“Penanaman mangrove ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak positif jangka panjang,” katanya.

Kepala Desa Pasar Banggi, Rasno, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan kawasan mangrove di desanya. Ia menuturkan bahwa kawasan Hutan Mangrove Pasar Banggi saat ini memiliki luas sekitar 60 hektare, namun masih membutuhkan tambahan area penanaman untuk memperkuat ekosistem pesisir.

Menurut Rasno, kawasan mangrove tersebut kini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pantai, tetapi juga berkembang menjadi pusat edukasi lingkungan dan wisata konservasi yang dikenal luas di Kabupaten Rembang.

“Undip Semarang bahkan rutin melakukan penelitian di sini, setidaknya dua kali dalam setahun. Selain itu, anak-anak sekolah juga sering datang untuk belajar tentang konservasi mangrove,” ujarnya.

Keberadaan Hutan Mangrove Pasar Banggi memang telah menjadi salah satu contoh sukses konservasi berbasis masyarakat di pesisir utara Jawa. Kawasan ini menarik perhatian banyak kalangan karena mampu memadukan fungsi ekologis, edukatif, dan ekonomi secara bersamaan.

Di tengah meningkatnya ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan pesisir, penanaman mangrove menjadi langkah penting yang tidak hanya menyelamatkan garis pantai, tetapi juga menjaga masa depan masyarakat pesisir. Dengan kolaborasi antara pemerintah, TNI, akademisi, dan masyarakat, upaya menjaga kelestarian lingkungan di Rembang diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia

https://www.antaranews.com/berita/5582000/kodim-dan-pemkab-rembang-tanam-1000-mangrove-di-pesisir-pasar-banggi

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO