Bappenas: krisis iklim bakal bikin 90 persen nelayan kecil sulit melaut

Dampak Krisis Iklim Terhadap Sektor Kelautan dan Pesisir Indonesia
Menurut laporan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), krisis iklim menimbulkan ancaman signifikan bagi Indonesia, khususnya di sektor kelautan dan pesisir. Berikut adalah rincian dampaknya:
1. Ancaman Bagi Nelayan dan Transportasi Laut
Krisis iklim akan menyebabkan gelombang tinggi yang berbahaya. Pemodelan Bappenas menunjukkan bahwa, antara tahun 2006 dan 2025, sekitar 90% perairan Indonesia akan menjadi terlalu berisiko untuk kapal-kapal kecil berkapasitas di bawah 10 Gross Tonnage (GT). Hal ini sangat mengkhawatirkan karena mayoritas nelayan di Indonesia menggunakan kapal-kapal jenis ini, yang berarti mereka akan kesulitan untuk melaut.
Selain itu, jalur pelayaran tol laut juga terancam. Contohnya, rute kapal Pelni di perairan barat Sumatera diproyeksikan akan menghadapi gelombang setinggi lebih dari 3 meter. Jika tidak ada kapal yang dirancang khusus untuk menghadapi kondisi tersebut, konektivitas dan logistik maritim akan sangat terganggu.
2. Potensi Kerugian Ekonomi dan Lingkungan
Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas, Mohamad Rahmat Mulianda, menyatakan bahwa potensi kerugian ekonomi akibat krisis iklim diperkirakan mencapai Rp 400,8 triliun di sektor kelautan dan Rp 6,7 triliun di sektor pesisir.
Selain dampak ekonomi, masyarakat pesisir juga menghadapi masalah lingkungan serius:
- Polusi dan Sampah: Polusi berasal dari limbah rumah tangga dan tumpahan minyak. Kurangnya pengelolaan sampah yang efektif menyebabkan sampah, terutama plastik, masuk ke laut. Sampah ini tidak hanya mencemari perairan dan merusak ekosistem, tetapi juga bisa masuk ke dalam tubuh ikan dan akhirnya dikonsumsi oleh manusia.
- Kerusakan Ekosistem: Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati (biodiversitas) terbesar di dunia, baik di darat maupun di laut. Rahmat Mulianda menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati ini, agar tidak ada spesies yang punah akibat kerusakan lingkungan.
Ancaman ini menunjukkan perlunya tindakan serius untuk melindungi sektor kelautan, nelayan, dan ekosistem pesisir Indonesia dari dampak krisis iklim yang semakin nyata.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




