Bukaan Lahan Punan Batu Jadi Sorotan

Hutan adat kini semakin berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Salah satu contohnya terjadi di wilayah Punan Batu Benau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kawasan hutan adat yang selama ini menjadi penyangga kehidupan masyarakat setempat dilaporkan mengalami kerusakan akibat aktivitas pembukaan lahan.
Kerusakan hutan ini bukan sekadar persoalan hilangnya pepohonan atau berkurangnya tutupan hijau. Dampaknya jauh lebih besar, karena hutan adat memiliki peran penting sebagai penjaga keseimbangan ekosistem. Bagi masyarakat Punan Batu Benau, hutan bukan hanya ruang hidup, tetapi juga sumber utama air bersih, pangan, obat-obatan tradisional, serta bagian dari identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.
Akibat pembukaan lahan yang terus berlangsung, masyarakat mulai merasakan dampak nyata berupa terganggunya sumber air yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Debit air dilaporkan menurun, kualitas air terancam tercemar, dan risiko kekeringan semakin meningkat, terutama saat musim kemarau.
Situasi ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap hutan adat bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan sosial dan kemanusiaan. Jika hutan terus rusak tanpa pengawasan dan perlindungan yang kuat, masyarakat adat berpotensi kehilangan ruang hidupnya secara perlahan. Oleh karena itu, diperlukan langkah serius dari semua pihak, terutama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan perlindungan hutan adat tetap terjaga demi keberlanjutan hidup masyarakat serta kelestarian alam.
https://www.instagram.com/p/DUiISaJkiXG/?igsh=Zjl5Y3FmMzg3enVz
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




