Berita

Danantara patok saham 30% dalam proyek sampah jadi listrik

Danantara Memulai Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ (WTE) di 7 Kota dengan Minat Investor Global yang Tinggi

Holding Investasi Danantara Indonesia, PT Danantara Investment Management (Persero), akan memulai fase krusial dalam ambisinya mengelola limbah menjadi energi listrik (Waste-to-Energy atau WTE).

Detail dan Jadwal Tender

  • Target Awal: Danantara akan memulai tender serentak proyek WTE di tujuh kota pada 6 November 2025.
  • Total Target Nasional: Realisasi ini adalah tahap awal dari rencana besar mereka yang menargetkan 33–34 kota di seluruh Indonesia.
  • Kesiapan: Tender akan dimulai di kota-kota yang sudah siap, baik dari segi lahan maupun volume sampah yang memadai.
  • Kota Batch Pertama: Tujuh kota yang termasuk dalam kebijakan pemerintah adalah Bogor, Denpasar, Jakarta, Semarang, Makassar, dan dua kota lainnya.

Minat Global dan Peserta

Minat dari industri global terhadap proyek WTE ini dinilai sangat tinggi.

  • Peserta Awal: Sebanyak 24 perusahaan internasional telah lolos Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) batch pertama.
  • Contoh Perusahaan Besar:
    • Mitsubishi Heavy Industries
    • ITOCHU Corporation
    • Veolia Environmental Services Asia
    • China Everbright Environment Group
    • Chongqing Sanfeng Environment Group
  • Syarat Kemitraan: Seluruh peserta DPT wajib berkolaborasi dengan mitra lokal (BUMN, BUMD, atau swasta) untuk memastikan transfer teknologi dan memperkuat kapasitas nasional.

Skema Investasi dan Pendanaan (Target Kepemilikan 30%)

Danantara memiliki strategi yang jelas mengenai kepemilikan dan pendanaan proyek:

  • Kepemilikan Danantara: Ditargetkan minimal 30% di setiap proyek, namun fleksibel, bahkan siap mengambil 51% atau lebih.
  • Skema Pendanaan: Menggunakan project financing dengan rasio:
    • Pinjaman (Utang): Sekitar 70%
    • Ekuitas (Modal): Sekitar 30%
  • Sumber Ekuitas: Sebagian dana ekuitas akan bersumber dari penerbitan Patriot Bond, instrumen khusus untuk mendukung proyek strategis nasional.
  • Daya Tarik Komersial: Minat tinggi dari bank lokal dan asing mencerminkan daya tarik komersial proyek ini.
  • Target Keuntungan: Tingkat pengembalian (Internal Rate of Return – IRR) ditargetkan pada kisaran high single digit dalam denominasi Dolar AS.

Dampak Ekonomi dan Kapasitas

Proyek WTE ini tidak hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga tentang dampak ekonomi:

  • Nilai Investasi: Satu fasilitas WTE ditaksir memiliki nilai investasi Rp2,5 triliun hingga Rp3,2 triliun.
  • Kapasitas: Setiap fasilitas mampu mengolah sampah hingga 1.000 ton per hari.
  • Penyerapan Tenaga Kerja:
    • Konstruksi: Berpotensi menyerap 2.000–3.000 tenaga kerja (langsung dan tidak langsung).
    • Operasi: Ratusan tenaga kerja masih akan terlibat selama masa operasi hingga 30 tahun.

sumber:

https://market.bisnis.com/read/20251104/192/1925897/danantara-patok-saham-30-dalam-proyek-sampah-jadi-listrik

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO