Makalah

Deforestasi: pengertian, penyebab, dampak dan pencegahan

Deforestasi dapat diartikan secara kuantitatif yaitu pengurangan tutupan tajuk pohon menjadi kurang dari ambang minimum sebesar 10% untuk jangka panjang dengan tinggi pohon minimum 5 m pada areal seluas minimum 0,5 ha.

Secara sederhana deforestasi juga didefinisikan sebagai perubahan tutupan suatu wilayah dari berhutan menjadi tidak berhutan, dari suatu wilayah yang sebelumnya memilki bertajuk berupa hutan (vegetasi pohon dengan kerapatan tertentu) menjadi bukan hutan (bukan vegetasi pohon atau bahkan tidak bervegetasi).

Definisi tersebut diperkuat dengan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2009 tentang Tata Cara Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD) yang menyatakan secara tegas bahwa deforestasi adalah perubahan secara permanen areal hutan menjadi tidak berhutan yang disebabkan oleh kegiatan manusia.

Menurut data terbaru, Indonesia mengalami deforestasi yang cukup signifikan. Pada periode 2021-2022, perkebunan kelapa sawit menjadi kontributor terbesar penggundulan hutan di Indonesia, menyebabkan emisi gas rumah kaca sebesar 200 juta ton metrik setiap tahunnya. Pada tahun 2022, total emisi Indonesia, tidak termasuk dari sektor penggunaan lahan yang mencakup perkebunan, mencapai 1.240 juta ton metrik​ (Mongabay)​.

Namun, mengutip laman PPID KLHK, deforestasi di Indonesia sukses turun hinga titik terendah pada tahun 2021-2022 sebesar 104 ribu hektare. Sementara deforestasi Indonesia tahun 2020-2021 adalah sebesar 113,5 ribu hektare.

Perbedaan dalam penghitungan antara data global dan pemerintah Indonesia mengenai deforestasi menurut analisis Global Forest Watch (GFW), banyak kehilangan hutan primer yang terjadi di Indonesia diklasifikasikan sebagai hutan sekunder dan tutupan lahan lainnya oleh pemerintah Indonesia.

sumber :

https://lindungihutan.com/blog/pengertian-deforestasi-penyebab-dan-dampak/


Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO