Praktik Baik

Inovasi BRIN: Teknologi PCP Jadi Solusi Tangguh dan Ramah Lingkungan untuk Perlindungan Pesisir

Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan audit teknologi terhadap struktur dinding penahan tanah berbasis Parallel Concrete Panel (PCP). Inovasi ini dinilai sebagai alternatif perlindungan kawasan pesisir yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan tetap stabil dibandingkan metode konvensional.

Perekayasa PRTH BRIN, Affandy Hamid, menjelaskan bahwa audit dilakukan menggunakan metode pemodelan numerik melalui perangkat lunak mekanika struktur. Kajian ini membandingkan dua konfigurasi batang pengikat (tie rod), yakni tipe diagonal sebagai desain orisinal (Tipe A) dan tipe horizontal sebagai pembanding (Tipe B).

“Inovasi ini menjadi alternatif menjanjikan untuk pembangunan infrastruktur pesisir yang berkelanjutan,” ujarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur PCP memiliki sejumlah keunggulan signifikan. Selain membutuhkan material beton yang lebih sedikit, sistem ini juga lebih mudah dalam proses konstruksi serta lebih efisien dalam penggunaan ruang. Tidak hanya itu, PCP memungkinkan pemanfaatan material uruk lokal yang mendukung konsep pembangunan infrastruktur hijau.

Senada dengan itu, perekayasa PRTH BRIN lainnya, Shafan Abdul Aziz, menilai teknologi ini memiliki potensi besar sebagai solusi perlindungan pantai yang efektif sekaligus berkelanjutan.

“Hasil simulasi menunjukkan struktur PCP tetap stabil tanpa memerlukan tambahan fondasi tiang, selama kondisi tanah memenuhi persyaratan tertentu. Ini menjadi keunggulan dalam menekan biaya dan mempercepat pembangunan,” jelasnya.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman terhadap kawasan pesisir di Indonesia akibat perubahan iklim, seperti abrasi, banjir rob, dan penurunan muka tanah. Dengan garis pantai yang sangat panjang, kebutuhan akan teknologi infrastruktur yang kuat sekaligus ramah lingkungan menjadi semakin mendesak.

Ke depan, tim BRIN merekomendasikan pengujian lanjutan melalui eksperimen fisik untuk memvalidasi hasil simulasi. Selain itu, diperlukan juga kajian mendalam terkait ketahanan material terhadap korosi dalam jangka panjang, guna memastikan keberlanjutan dan keandalan teknologi ini di lapangan.

https://www.antaranews.com/berita/5530617/brin-kembangkan-material-penahan-tanah-ramah-lingkungan-untuk-pesisir

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO