Kenapa Padi bisa ditanam & dipanen di Inggris untuk pertama kali?

Sejarah Baru! Padi Berhasil Ditanam dan Dipanen di Inggris
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tanaman padi berhasil tumbuh dan dipanen di Inggris, sebuah pencapaian yang terjadi di tengah kondisi musim panas dengan cuaca ekstrem yang dialami negara tersebut.
Inovasi dan Penemuan di Tengah Perubahan Iklim
Keberhasilan bersejarah ini dipimpin oleh peneliti Nadine Mitschunas dan timnya dari Pusat Ekologi dan Hidrologi (Centre for Ecology and Hydrology). Mereka memulai penanaman di Cambridgeshire saat musim panas yang ditandai dengan cuaca ekstrem.
Secara tradisional, iklim Inggris yang memiliki empat musim (semi, panas, gugur, dingin) dan periode panas yang singkat membuat padi sulit untuk tumbuh hingga tahap panen. Namun, Mitschunas menjelaskan bahwa perubahan iklim ekstrem yang memengaruhi cuaca di Inggris lah yang memungkinkan terobosan ini.
“Belum ada yang mencoba sebelumnya. Namun, dengan perubahan iklim, kita punya tanaman yang 10 tahun lalu kita tak pernah mengira akan berhasil,” ujar Mitschunas, seraya menambahkan bahwa “Dalam 10 tahun ke depan, padi bisa menjadi tanaman yang benar-benar sempurna bagi kita.”
Varietas Padi yang Tumbuh dan Potensi Komersial
Varietas padi yang menunjukkan pertumbuhan terbaik sejauh ini adalah Estrella dari Kolombia. Selain itu, jenis padi dari Brasil, Italia, dan Filipina juga dikembangkan dalam percobaan ini.
Meskipun percobaan ini sukses, Profesor Richard Pywell dari lembaga yang sama mencatat bahwa Inggris saat ini masih berada tepat di tepi kisaran produksi padi. Menanam padi secara komersial saat ini masih dianggap sebagai risiko bisnis bagi para petani. Namun, dia menegaskan bahwa jika iklim terus menghangat, penanaman padi dalam skala besar di Inggris bisa menjadi layak.
Dampak Lingkungan dan Konservasi
Lahan percobaan penanaman padi berlokasi di tengah rawa yang sebelumnya merupakan tempat penanaman sayuran. Lahan ini memiliki tanah gambut subur yang dulunya terendam air sebelum dikeringkan pada abad ke-17.
Perluasan lahan sawah ini juga membawa harapan baru bagi lingkungan. Inggris telah kehilangan hingga 90 persen habitat lahan basah dalam seabad terakhir. Ahli konservasi terkemuka Mary Colwell menyoroti potensi manfaatnya bagi satwa liar, khususnya burung Curlew. Burung tersebut, yang dulunya sering ditemukan di sebagian wilayah Inggris, dapat memanfaatkan sawah (terutama daerah berair dangkal dan tanah lunak) untuk mencari makan di luar musim kawin dan sebagai tempat persinggahan selama masa imigrasi, mirip dengan perilaku mereka di persawahan Mediterania.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




