Berita

KLH Akan Berikan “Kalpataru Lestari” untuk Pejuang Lingkungan yang Konsisten Melestarikan Alam

Dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengumumkan inisiatif baru berupa Penghargaan Kalpataru Lestari, sebuah bentuk apresiasi bagi para penerima Kalpataru terdahulu yang tetap konsisten berjuang melestarikan lingkungan selama bertahun-tahun.

Pengumuman ini disampaikan oleh Sekretaris Utama Kementerian LHK, Rosa Vivien Ratnawati, dalam Sarasehan 45 Tahun Kalpataru yang digelar di Kuta, Bali, Rabu (4/6). Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas ketekunan dan kesetiaan para “pahlawan lingkungan” yang tetap mengabdi tanpa lelah sejak menerima Kalpataru pertama kali.

“Kita sudah 45 tahun berjalan. Kita tidak hanya bekerja sendiri. Kita harus memperkuat jejaring, mereplikasi praktik baik, dan menyusun rekomendasi strategis bersama,” kata Vivien.

45 Tahun Kalpataru: 428 Pahlawan Lingkungan

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1980, Penghargaan Kalpataru telah diberikan kepada 428 individu dan kelompok di seluruh Indonesia yang berjasa dalam menjaga kelestarian alam. Mereka berasal dari beragam latar belakang—petani, guru, tokoh adat, aktivis, hingga birokrat—namun memiliki satu kesamaan: komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Sebagai bagian dari peringatan 45 tahun Kalpataru, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghargaan khusus baru, Kalpataru Lestari, kepada para alumni Kalpataru yang menunjukkan keteladanan dalam keberlanjutan aksi mereka.

Kalpataru Lestari: Apresiasi atas Konsistensi

Kalpataru Lestari akan diberikan kepada 12 individu yang memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya:

  • Telah bekerja secara konsisten selama lima tahun terakhir dalam aksi pelestarian lingkungan.
  • Melakukan peningkatan kegiatan lingkungan, baik dari segi cakupan maupun dampak.
  • Mereplikasi kegiatan mereka di daerah lain atau menjadi inspirasi bagi komunitas lain.

Menurut Vivien, banyak dari para penerima Kalpataru terdahulu yang tetap aktif turun ke lapangan, “terjun ke lumpur, menanam pohon, menjaga hutan, mengelola sampah”, dan mereka ini adalah sosok yang layak diapresiasi karena kontribusinya yang tidak pernah padam meski telah mendapat penghargaan.

“Para pemenang Kalpataru itu punya sesuatu yang berbeda dari orang Indonesia lainnya,” ungkapnya.

Diserahkan saat Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Penghargaan Kalpataru Lestari akan diserahkan secara resmi oleh Menteri LH/BPLH pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kamis 5 Juni, dalam sebuah seremoni nasional yang juga dirancang sebagai momentum refleksi nasional atas kondisi lingkungan hidup Indonesia.

Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momen penghargaan semata, tetapi juga penguatan jejaring dan kolaborasi antar pejuang lingkungan, serta mendorong replikasi program lingkungan yang telah terbukti berhasil.

Empat Kategori Kalpataru Tetap Dilanjutkan

Selain penghargaan Kalpataru Lestari, KLH juga memastikan bahwa empat kategori utama Kalpataru tetap diberikan, yaitu:

  1. Perintis Lingkungan – untuk individu yang memulai gagasan atau tindakan pelestarian secara mandiri.
  2. Pengabdi Lingkungan – untuk individu yang melakukan upaya pelestarian sebagai bagian dari tugas atau pekerjaannya.
  3. Penyelamat Lingkungan – untuk individu atau kelompok yang secara aktif menyelamatkan lingkungan dari kerusakan.
  4. Pembina Lingkungan – untuk tokoh atau pemimpin yang membina masyarakat atau institusi dalam kegiatan pelestarian.

Dengan demikian, Kalpataru bukan hanya bentuk penghargaan simbolik, tetapi juga platform penguatan gerakan akar rumput dalam perlindungan lingkungan hidup Indonesia.


Refleksi untuk Masa Depan

Pemberian Kalpataru Lestari mencerminkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan bukanlah kerja satu waktu, tetapi membutuhkan komitmen jangka panjang dan semangat berkelanjutan. Ia juga menjadi pengingat bahwa tantangan lingkungan di masa depan hanya bisa dihadapi melalui jejaring kolaboratif, partisipasi aktif masyarakat, dan kepemimpinan yang memberi inspirasi.

“Kalpataru Lestari adalah bentuk nyata dari semangat keberlanjutan. Para pejuang ini tak hanya menginspirasi, tapi juga membuktikan bahwa aksi kecil bisa berdampak besar bila dilakukan terus-menerus,” tutup Vivien.

Sumber:
KLH akan beri Kalpataru Lestari ke pejuang lingkungan yang konsisten – Antara News

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO