Dokumen

Manual Pengukuran Karbon Biru Mangrove

Hutan mangrove diakui secara global sebagai ekosistem karbon biru yang memegang peranan penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Ekosistem unik ini mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar di empat “kantong” penyimpanan utama: biomassa bagian atas permukaan, biomassa bagian bawah permukaan, nekromassa, dan tanah. Dengan luasnya area mangrove di Indonesia dan kontribusinya yang signifikan terhadap cadangan karbon global, ketersediaan metode yang terstandardisasi untuk mengukur dan melaporkan cadangan karbon serta estimasi emisi atau penyerapannya menjadi sangat krusial. Manual Pengukuran Karbon Biru Mangrove ini hadir sebagai panduan komprehensif untuk menyelaraskan metode di Indonesia, mengacu pada pedoman Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dan sejalan dengan target nasional Indonesia’s Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.

Manual ini menyajikan petunjuk teknis yang rinci untuk setiap tahapan pengukuran dan perhitungan cadangan karbon. Mulai dari perancangan plot dan sub-plot standar, pengumpulan data di lapangan untuk biomassa (pohon, pancang, anakan), nekromassa, hingga pengambilan contoh tanah. Manual ini kemudian memandu proses analisis data dan perhitungan cadangan karbon untuk setiap kantong penyimpanan, termasuk penggunaan persamaan alometrik, metode volume untuk nekromassa, analisis laboratorium tanah, serta contoh perhitungan menggunakan Microsoft Excel. Seluruh proses ini didasarkan pada prinsip-prinsip utama inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) yang diakui internasional: Transparency, Accuracy, Completeness, Comparability, and Consistency (TACCC), guna memastikan data yang dihasilkan memiliki ketelitian tinggi dan dapat dipercaya.

Lebih jauh, manual ini tidak hanya berfokus pada pengukuran cadangan karbon, tetapi juga membahas perhitungan emisi GRK (baik CO2 maupun non-CO2 seperti CH4 dan N2O) yang timbul dari berbagai aktivitas yang memengaruhi ekosistem mangrove, seperti pengelolaan hutan, ekstraksi, drainase, serta potensi penyerapan dari kegiatan restorasi seperti pembasahan kembali dan revegetasi. Panduan mengenai pendugaan baseline (skenario tanpa intervensi) dan additionality (penambahan karbon yang dihasilkan oleh proyek) juga disediakan, yang merupakan elemen fundamental dalam pengembangan proyek karbon biru. Dengan metode yang terstandardisasi dan data yang kuat, manual ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan pengembang dan investor dalam proyek karbon biru mangrove di Indonesia, sekaligus menjadi rujukan penting bagi pemerintah dan berbagai pihak dalam inventarisasi GRK dan kegiatan Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) guna mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030.

Sumber:

https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_manual-pengukuran-karbon-biru-mangrove-activity-7322816907043098625-B2p-/?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO