Dokumen

Penguatan pasokan listrik IKN yang bersumber dari energi terbarukan melalui integrasi battery energy storage system

Pada tahun 2024, Indonesia akan memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Perpindahan ibu kota bertujuan sebagai langkah negara untuk meratakan serta mempercepat pembangunan di Indonesia. IKN didesain sebagai ibu kota yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan modern. Karena IKN akan berperan sebagai ibu kota, maka diperlukan infrastruktur yang andal dan efisien, salah satu infrastruktur yang harus diperhatikan adalah sistem kelistrikan agar dapat memenuhi permintaan dan kebutuhan energi di IKN. Sistem kelistrikan IKN akan disuplai oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 50 MW secara bertahap. Tahap pertama, IKN telah dipasok oleh PLTS sebesar 10 MW secara on-grid tanpa menggunakan Battery Energy Storage System (BESS). Sebagai ibu kota, tentunya IKN memerlukan sistem kelistrikan yang efisien dan andal, di mana hal tersebut dapat didukung dengan pengaplikasian BESS tersebut. BESS adalah teknologi yang berfungsi untuk menyimpan energi dalam bentuk listrik, di mana energi ini akan digunakan saat diperlukan. Pengaruh dari BESS dapat meningkatkan efisiensi, stabilitas dan keandalan dari suatu sistem kelistrikan, dengan metode meyimpan energi dari sumber terbarukan seperti PLTS (surya) dan PLTB (angin), selanjutnya energi dapat dilepaskan saat demand tinggi ataupun supply energi terganggu [1]. Namun demikian, masuknya PLTS ke dalam
sistem kelistrikan IKN memerlukan studi yang mendalam untuk mensimulasikan bahwa penetrasi PLTS yang sifatnya intermitten ke dalam sistem kelistrikan IKN tidak mengganggu stabilitas sistem. Dalam hal ini, simulasi sistem kestabilan kelistrikan IKN dilakukan dengan menggunakan software ETAP, dikarenakan kemampuan ETAP untuk menganalisis sistem kelistrikan dengan tepat [2]. ETAP merupakan software yang dapat digunakan menganalisis sistem kelistrikan (dalam konteks penelitian ini, simulasi yang akan dilakukan adalah uji coba aliran beban, hubung singkat, dan stabilitas transien). Dengan menggunakan ETAP, dapat analisis pengaruh keberadaan BESS pada sistem kelistrikan IKN. Hasil simulasi diharapkan dapat membantu serta memberikan saran dalam perencanaan dan optimalisasi sistem kelistrikan di IKN, sehingga lebih stabil dan andal.

sumber :

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO