Pengurangan penggunaan plastik

Penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan adalah salah satu penyebab Utama sampah plastik bocor ke lingkungan. Plastik sekali pakai yang dikonsumsi berlebihan dan penggunaanya sulit untuk dikurangi oleh masyarakat antara lain kantong plastik, botol plastik, dan sedotan plastik. Penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan umumnya terjadi di kawasan retail, seperti pasar tradisional, supermarket, warung, pujasera, dan area-area di mana transaksi jual beli terjadi.
Penggunaan plastik sekali pakai secara berlebihan dapat dikaitkan dengan kemudahan akses menuju plastik. Kenyamanan dan kepraktisan plastik sekali pakai membuatnya disukai di kalangan konsumen dan pedagang. Kurangnya budaya menggunakan dan membawa barang yang dapat digunakan kembali, kemudian diperparah dengan kurangnya alternatif yang terjangkau dan dukungan industri, menghalangi orang untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan.
Dengan menggunakan wawasan dari inisiatif yang ada, opini para pemuka pendapat, studi kasus, dan wawasan budaya mengenai perilaku pengurangan penggunaan plastik, buku panduan ini dimaksudkan untuk menyediakan platform untuk meluncurkan kampanye, baik sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang lebih besar ataupun sebagai upaya tunggal. Buku ini menampilkan komponen utama yang perlu diperhatikan oleh inisiator dalam merencanakan inisiatif pengurangan penggunaan plastik, mulai dari mengidentifikasi dan memilih target peserta yang tepat, mengatasi persepsi umum dan tantangan untuk melakukan upaya perubahan perilaku, memilih pemangku kepentingan yang tepat untuk mendukung inisiatif, memahami pertimbangan utama dalam merancang materi pesan yang akan disampaikan dan material kampanye, menjabarkan rencana komunikasi dan menetapkan alat yang memadai untuk mengukur efektifitas upaya kampanye, dan mengidentifikasi perbaikan untuk masa depan.
sumber :
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




