Peran Penting Agribisnis dalam Perang Melawan Perubahan Iklim

Sektor agribisnis memainkan peran penting dalam menghadapi perubahan iklim dengan kontribusinya terhadap penyediaan energi terbarukan di berbagai bidang, termasuk darat, laut, dan udara. Dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024, Jesslyne Widjaja, Executive Director Golden Agri Resources, menekankan bahwa agribisnis memiliki potensi besar untuk memproduksi bahan mentah yang dapat digunakan dalam pembuatan material rendah karbon. Salah satu contohnya adalah penggunaan bahan ini untuk kendaraan listrik (EV), yang semakin populer dalam upaya mencapai netralitas karbon.
Potensi Biofuel dan Tantangan yang Dihadapi
Jesslyne juga menyoroti peningkatan permintaan biofuel secara global. Meskipun biofuel dianggap sebagai solusi energi yang ramah lingkungan, tantangan seperti biaya produksi yang tinggi, infrastruktur yang belum memadai, dan kurangnya komitmen kebijakan dari pemerintah masih menjadi hambatan utama. Meski demikian, Jesslyne tetap optimistis bahwa penerapan biofuel di Indonesia dapat mendukung target transportasi bebas emisi yang direncanakan pada tahun 2050.
Dual Peran Agribisnis: Energi Terbarukan dan Ketahanan Pangan
Jesslyne juga memastikan bahwa sektor agribisnis dapat memainkan dua peran sekaligus, yaitu sebagai pemasok energi terbarukan dan pendukung ketahanan pangan. Hal ini bisa dicapai dengan meningkatkan produktivitas tanaman melalui riset dan fokus pada replanting (penanaman ulang). Dengan cara ini, sektor agribisnis tetap bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar berkelanjutan tanpa mengganggu produksi pangan.
Langkah Menuju Transportasi Hijau
Dalam forum yang sama, Drew Kodjak, Executive Director International Council on Clean Transportation (ICCT), menambahkan bahwa untuk mewujudkan transportasi hijau di suatu negara, diperlukan beberapa langkah. Ini termasuk penetapan target yang jelas untuk transisi menuju transportasi hijau, pemberian insentif untuk kendaraan listrik, serta pengembangan infrastruktur yang mendukung transisi tersebut. Pemberian insentif kepada industri juga penting untuk mendorong perubahan ini.
Kesimpulan
Sektor agribisnis memiliki peran strategis dalam upaya global melawan perubahan iklim, baik melalui penyediaan biofuel maupun material rendah karbon untuk kendaraan listrik. Namun, tantangan seperti biaya dan infrastruktur perlu diatasi dengan dukungan kebijakan yang kuat. Dengan pendekatan yang tepat, agribisnis dapat berkontribusi besar terhadap energi terbarukan sekaligus memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




