Video

Rekaman kamera jebak di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser

Rekaman kamera jebak di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser kembali menjadi bukti bahwa hutan yang masih terjaga di kawasan tersebut tetap menjadi rumah bagi kucing liar dilindungi, yang oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) diidentifikasi sebagai macan dahan (Neofelis diardi). Video tersebut diunggah bertepatan dengan peringatan Hari Macan Dahan Internasional, Minggu (3/8/2026).

BBTNGL menegaskan setiap rekaman kamera jebak menjadi pengingat penting bahwa upaya perlindungan kawasan dan pelestarian habitat harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Pihak taman nasional mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan, menghentikan perburuan liar, dan melestarikan keanekaragaman hayati agar satwa kucing liar tersebut tetap dapat hidup bebas di habitat alaminya.

Taman Nasional Gunung Leuser dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi terakhir di dunia yang menjadi rumah bagi empat satwa kunci sekaligus dalam satu ekosistem, yakni badak sumatera, harimau sumatera, orangutan sumatera, dan gajah sumatera, menjadikannya kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan strategis bagi konservasi global.

Unggahan ini turut memicu diskusi di kalangan pengikut akun terkait identifikasi spesies dalam rekaman, dengan sejumlah pengamat satwa liar menduga individu dalam video kemungkinan merupakan kucing marmer (Pardofelis marmorata) alih-alih macan dahan, mengingat kemiripan corak bulu antara kedua spesies kucing liar tersebut kerap menyulitkan identifikasi visual dari rekaman kamera jebak.

https://www.facebook.com/reel/1030787006506110

Konten Terkait

Baca juga
Close
Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO