Salatiga darurat sampah, TPA Ngronggo terancam ditutup tahun depan Pemkot mulai khawatir

Salatiga Darurat Sampah: TPA Ngronggo Kritis dan Terancam Ditutup pada 2027
Kota Salatiga kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang serius. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngronggo, yang menjadi pusat pembuangan utama kota tersebut, diperkirakan hanya memiliki sisa masa pakai sekitar satu tahun lagi. Jika tidak ada solusi ekstrem, TPA Ngronggo dijadwalkan ditutup total pada tahun 2027.
Kondisi kritis ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Muthoin, yang menegaskan bahwa masalah ini menjadi tantangan besar yang dapat mengancam kebersihan kota serta menurunkan daya tarik sektor pariwisata daerah.
Faktor Penyebab Krisis Sampah Salatiga
Ada dua faktor utama yang memicu kedaruratan sampah di Kota Salatiga:
- Kapasitas Overload: Volume harian sampah yang terus meningkat membuat kapasitas tampung TPA Ngronggo sudah mendekati batas maksimal (overload).
- Sistem Pengelolaan Kuno (Open Dumping): Salatiga masih mengandalkan sistem pembuangan terbuka (open dumping). Sistem ini dinilai tidak berkelanjutan, merusak lingkungan, dan telah mendapat teguran keras dari pemerintah pusat.
Rencana Mitigasi dan Solusi yang Diupayakan
Menanggapi ancaman penutupan TPA pada tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama DPRD Salatiga mulai menyusun langkah darurat yang terbagi menjadi dua jalur:
1. Intervensi Pemerintah (Jalur Makro)
- Pemkot Salatiga sedang mengajukan permohonan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk pengadaan teknologi pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
2. Gerakan Pengurangan Sampah (Jalur Mikro & Komunitas)
DPRD Salatiga mendorong regulasi dan aksi nyata di lingkungan masyarakat serta perkantoran, yang meliputi:
- Gerakan Diet Plastik: Menggalakkan penggunaan tumbler (botol minum isi ulang) untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.
- Pemilahan dari Sumber: Mewajibkan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari skala rumah tangga.
- Revitalisasi Bank Sampah: Memperkuat peran bank sampah lokal untuk menyerap sampah yang masih bernilai ekonomi.
- Metode Biopori: Menginstruksikan pembuatan lubang biopori di lingkungan perkantoran untuk mengurai sampah organik secara mandiri.
Tantangan Ke Depan
Keberhasilan Salatiga keluar dari zona darurat ini sepenuhnya bergantung pada kecepatan transisi teknologi TPA dari sistem open dumping ke sistem modern, serta kedisiplinan warga dalam memilah sampah dari rumah. Tanpa adanya sinergi ini, kelumpuhan sistem pengelolaan sampah kota pada tahun 2027 tidak akan bisa dihindari.
sumber:
https://www.instagram.com/p/DZEEBzFkisy/
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




