Tahukah Anda

Setelah Mengompos, Lalu Apa? Ini Cara Memanfaatkan Hasil Kompos

Dua bulan setelah rutin mengompos, rumah saya mulai dipenuhi karung-karung kompos.

Dalam satu minggu, saya dan keluarga bisa mengumpulkan sampah organik hingga tiga perempat ember berkapasitas 20 liter. Dalam sebulan, dua karung kompos sudah terkumpul. Dan dalam dua bulan, empat karung kompos berbaris rapi di rumah.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya: setelah mengompos, lalu apa?


1. Menanam Tanaman

Seperti yang mungkin sudah banyak diketahui, kompos adalah bahan utama dalam media tanam.

Kompos kaya akan unsur hara yang mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, dan menjaga kesuburan tanah. Tanah yang dicampur kompos menjadi lebih gembur, subur, dan ideal untuk pertumbuhan tanaman.

Saya mencoba mencampurkan hasil kompos dengan tanah dan cocopeat. Hasilnya, dalam satu bulan saya mendapatkan sekitar 50 liter media tanam yang bisa digunakan di planter bag.

Media tanam tersebut saya manfaatkan untuk menanam melon dari biji. Saat ini, tanaman melon tersebut sudah tumbuh sekitar 40 cm. Meskipun belum tahu apakah akan berbuah atau tidak, saya merasa sangat senang bisa kembali ke hobi lama: berkebun.


2. Menyumbangkan ke Tetangga atau Saudara

Jika Anda tidak hobi menanam atau tidak memiliki waktu untuk berkebun, hasil kompos tetap bisa dimanfaatkan dengan cara lain, yaitu menyumbangkannya kepada tetangga atau saudara.

Coba ingat-ingat, hampir pasti ada tetangga yang memiliki tanaman hias, sayuran, atau pohon buah di rumah. Mereka tentu akan sangat senang mendapatkan kompos—pupuk organik gratis yang ramah lingkungan.

Di lingkungan tempat tinggal saya, hampir setiap rumah memiliki tanaman. Ada yang gemar mengoleksi tanaman hias, ada yang menanam sayuran, dan ada pula yang sekadar menanam pohon mangga atau jeruk di halaman.

Kebanyakan warga di sini adalah bapak pensiunan dan ibu rumah tangga yang banyak menghabiskan waktu di rumah, sehingga aktivitas berkebun menjadi rutinitas yang menyenangkan.


Refleksi Singkat

Mengompos bukan hanya tentang mengurangi sampah, tetapi juga membuka peluang baru: menanam, berbagi, dan membangun interaksi sosial dengan lingkungan sekitar.

Dari sekadar mengolah sisa makanan, kompos bisa menjadi sumber kebahagiaan—baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun tetangga.

https://www.kompasiana.com/tututsetyorinie/6683c099ed64151e9612d6c2/catat-3-cara-manfaatkan-hasil-kompos?page=2&page_images=1

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO