lingkungan
-
Artikel
ITDP Indonesia ajak publik bergerak menuju mobilitas listrik yang inklusif, terjangkau, dan rendah emisi di MOV-E
Acara publik “MOV-E: Moving Cities the Electric Way” yang diselenggarakan oleh ITDP Indonesia pada 1 November 2025 menjadi panggung kolaborasi…
Selengkapnya » -
Artikel
Nasib rangkong yang rentan ditengah rapuhnya hutan Kalimantan selatan
Kondisi tutupan hutan di Kalimantan Selatan yang kian menyusut menempatkan burung Rangkong dalam posisi yang sangat rentan. Padahal, burung ini…
Selengkapnya » -
Praktik Baik
Tak harus menunggu semua TPA tutup dulu
Inisiatif pengelolaan sampah mandiri di tingkat komunitas membuktikan bahwa penanganan krisis lingkungan tidak harus menunggu kesiapan infrastruktur besar seperti Tempat…
Selengkapnya » -
Praktik Baik
-
Berita
Mengail lumpur, menjaring debu: nelayan hakatutobu digulung tambang nikel
Artikel tersebut menyoroti kontradiksi tajam antara deskripsi administratif sebuah wilayah dengan realitas lapangan yang dihadapi masyarakatnya akibat ekspansi industri ekstraktif.…
Selengkapnya » -
Artikel
Akankah kita membiarkan Tangerang Selatan tenggelam dalam sampah?
Darurat Sampah Tangerang Selatan: Menuju Krisis Juni 2026 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini berada di ambang krisis lingkungan serius.…
Selengkapnya » -
Tahukah Anda
Mengapa satwa-satwa ‘buruk rupa’ ini perlu kita selamatkan?
Fenomena pilih kasih terhadap satwa berdasarkan penampilan fisik dikenal dalam dunia sains sebagai “Bias Antropomorfik”. Kita cenderung lebih peduli pada…
Selengkapnya » -
Tokoh
Kamu sudah tahu, ikan mujair ini berawal dari Blitar?
Mbah Moedjair: Sosok di Balik Ikan Mujair yang Mengubah Peta Pangan Indonesia Banyak yang mengira ikan mujair adalah ikan asli…
Selengkapnya » -
Tokoh
POV penjaga hutan, “tidak mudah menjalani peran ini”
Di Balik Kabut Bukit Peramun: Realita Getir Sang Penjaga Hutan Menjadi penjaga hutan sering kali diromantisasi sebagai sosok pahlawan lingkungan.…
Selengkapnya » -
Dokumen
Strategi dan rencana aksi keanekaragaman hayati Indonesia (IBSAP) 2025 – 2045
Indonesia menempati posisi kedua di antara negara-negara megabiodiversity di dunia berdasarkan potensi keanekaragaman hayati yang dimilikinya1 (Gambar 1.1). Namun, nilai…
Selengkapnya »