Berita

Bappenas, pengelolaan air energi pangan tentukan peradaban

WEF Nexus, Strategi Integrasi Air, Energi, dan Pangan untuk Kedaulatan Peradaban Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Water, Energy, Food (WEF) Nexus di Jakarta, Rabu (18/12/2025). Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma pembangunan dari pendekatan sektoral menuju manajemen terpadu untuk menjamin keberlanjutan sumber daya nasional.

Historis dan Relevansi Peradaban

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan bahwa pengelolaan tiga elemen kunci ini menentukan eksistensi sebuah bangsa.

  • Refleksi Sejarah: Mencontoh sistem irigasi kuno Dujiangyan (150 SM) di China yang mampu menyeimbangkan air, tanah, dan energi secara intuitif.
  • Tantangan Modern: Di era industri, kebutuhan air untuk produksi pangan dan energi meningkat tajam, menciptakan tekanan besar pada sumber daya alam yang terbatas.

Pilar Strategis: Trisula Pembangunan & Asta Cita

Peta jalan ini merupakan interpretasi teknis dari mandat Asta Cita di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kedaulatan nasional. Integrasi WEF Nexus akan menopang “Trisula Pembangunan” Indonesia:

  1. Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem.
  2. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
  3. Percepatan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.

Inovasi dan Instrumen Kebijakan

Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Inggris dan United Nations Development Programme (UNDP), Bappenas memperkenalkan alat pendukung kebijakan berbasis teknologi:

  • Digital Decision Support: Sistem berbasis data untuk membantu pemerintah mengalokasikan sumber daya (air, energi, pangan) secara optimal dan presisi.
  • Model Replikasi Global: Peta jalan ini dirancang sebagai “mercusuar” atau model bagi negara lain dalam mengatasi krisis sumber daya yang saling terkait melalui inovasi hijau.

Transformasi Paradigma Pembangunan

Retno Marsudi, selaku Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Urusan Air, menegaskan bahwa pendekatan sektoral (silo mentality) tidak lagi relevan dalam menghadapi kompleksitas global.

“Kompleksitas yang kita hadapi menuntut fokus pada integrasi dan koherensi. Ketika kita gagal menghubungkan air, energi, dan pangan, masyarakatlah yang akan menanggung akibatnya.” — Retno Marsudi

DimensiHubungan Ketergantungan (Nexus)
Air ⮕ PanganIrigasi dan pemrosesan makanan membutuhkan debit air stabil.
Air ⮕ EnergiPembangkit listrik (PLTA) dan pendinginan industri bergantung pada ketersediaan air.
Energi ⮕ PanganMekanisasi pertanian, distribusi, dan pengolahan pangan memerlukan energi bersih.
Pangan ⮕ EnergiBioenergi bersumber dari produk pertanian (risiko kompetisi lahan/air).

Peluncuran Peta Jalan WEF Nexus ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk tidak hanya mengamankan masa depan domestik tetapi juga berperan sebagai pemimpin dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat global. Fokus utama ke depan adalah memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif agar ketahanan pangan, energi, dan air dapat terwujud secara simultan.

sumber:

https://www.antaranews.com/berita/5296876/bappenas-pengelolaan-air-energipangan-tentukan-peradaban

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO