Makalah

Kolaborasi multi pihak dalam penyediaan air minum layak

Ketersediaan air minum yang aman dan layak merupakan hak dasar manusia dan prasyarat pembangunan kesehatan, kesejahteraan, serta keberlanjutan kota. Namun kenyataannya, banyak wilayah di negara berkembang, termasuk Indonesia, masih menghadapi kesenjangan akses dan layanan air minum perpipaan (Perpamsi, 2023; NUWSP, 2023). Selain itu, kualitas air baku sering terpengaruh polusi, intrusi air laut, musim kering, atau sedimentasi. Beban besar ini diperparah oleh infrastruktur tua, kebocoran pipa yang tinggi, kekurangan kapasitas produksi, dan pembiayaan infrastruktur yang belum memadai (NUWSP, 2023). Sistem kelembagaan dan regulasi pun sering kompleks dan tumpang tindih, sehingga penyediaan layanan menjadi terfragmentasi (Bakker, 2010). Dalam konteks tantangan besar ini, pendekatan sektoral (working in silos) terbukti tidak cukup, kolaborasi multipihak menjadi suatu keniscayaan (Emerson, Nabatchi, dan Balogh, 2012).
Dengan demikian, narasi ini bertujuan (i) mengidentifikasi isu utama dalam pembangunan layanan air minum; (ii) menjelaskan pentingnya kolaborasi multipihak sebagai solusi; (iii) merumuskan konsep kolaborasi, syarat efektif, dan proses operasionalnya; (iv) mengkaji praktik baik internasional dan menarik hikmahnya; (v) memberi rekomendasi kebijakan dan implementasi bagi pembuat kebijakan dan pengelola air minum.

sumber:

https://www.researchgate.net/publication/398672276_Kolaborasi_Multi_Pihak_dalam_Perluasan_Pelayanan_Air_Minum_Berkelanjutan_Konsep_Pembelajaran_dan_Agenda_Strategis

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO