Malaysia International Scholarship

Penerimaan Beasiswa Malaysia International Scholarship (MIS) TA 2026/2027
Pemerintah Malaysia kembali membuka peluang emas melalui Malaysia International Scholarship (MIS) untuk tahun akademik 2026/2027. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan terbaik internasional yang memiliki visi kuat dalam riset dan inovasi, khususnya di sektor energi masa depan dan keberlanjutan.
Fokus Bidang Studi & Riset
Program ini secara spesifik mencari kandidat yang ingin melakukan penelitian di bawah supervisi pakar pada sektor-sektor strategis berikut:
- Teknologi Energi: Energi Terbarukan, Energi Hidrogen, Manajemen Termal Baterai, dan Kendaraan Listrik/Hidrogen.
- Bangunan & Lingkungan: Energi dan Bangunan (Smart Buildings) serta Keberlanjutan.
- Ekonomi & Kebijakan: Teknoekonomi Energi, Kebijakan Energi, Harga Karbon, Pajak Karbon, hingga Perdagangan Karbon.
Cakupan & Keuntungan Beasiswa
Secara umum, penerima beasiswa MIS akan mendapatkan dukungan yang komprehensif, meliputi:
- Biaya Kuliah (Tuition Fees): Dibayarkan langsung ke universitas tujuan.
- Tunjangan Hidup Bulanan: Untuk mendukung kebutuhan harian selama masa studi.
- Kesempatan Networking: Bergabung dalam jaringan peneliti dan akademisi internasional di Malaysia.
Persyaratan Umum Pelamar
- Merupakan warga negara dari negara yang memenuhi syarat (termasuk Indonesia).
- Memiliki catatan akademik yang sangat baik (IPK tinggi).
- Menunjukkan potensi kepemimpinan dan kemauan kuat untuk berkontribusi pada bidang studi yang dipilih.
- Memenuhi syarat bahasa Inggris (biasanya skor IELTS atau TOEFL tertentu).
Prosedur Pendaftaran
Bagi Anda yang siap mengambil langkah besar dalam karier akademik di bidang energi, silakan pelajari detail teknis dan skema pendaftaran melalui tautan resmi berikut:
🔗 Klik di Sini untuk Informasi Selengkapnya
Catatan: Pastikan Anda telah menyiapkan proposal riset yang relevan dengan bidang fokus di atas sebelum memulai proses aplikasi.
sumber :
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




