Tips

Tips membuat kompor darurat dari minyak jelantah

Panduan Membuat Kompor Darurat Menggunakan Minyak Jelantah

Metode ini menggunakan minyak goreng bekas (jelantah) sebagai bahan bakar dan tisu/kapas sebagai sumbu. Cobek digunakan sebagai wadah karena material batu atau tanah liat bersifat tahan panas dan stabil.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

  1. Cobek Batu/Tanah Liat: Sebagai wadah utama yang tahan api.
  2. Minyak Goreng (Baru atau Bekas): Sebagai bahan bakar cair.
  3. Tisu atau Kapas: Sebagai sumbu api.
  4. Tatakan/Penyangga Masak: Untuk menopang panci atau wajan di atas cobek.

Langkah-Langkah Pembuatan:

  1. Menyiapkan Sumbu:Ambil beberapa lembar tisu, lalu gulung atau pilin hingga membentuk silinder padat. Jika ingin api yang lebih besar dan tahan lama, buatlah 3-4 gulungan tisu.
  2. Menyusun di Cobek:Letakkan gulungan tisu tersebut di tengah cobek. Pastikan posisi tisu bisa berdiri tegak atau tertata rapi agar api tidak menyebar ke pinggir cobek secara liar.
  3. Menuangkan Minyak:Tuangkan minyak goreng bekas ke dalam cobek hingga bagian bawah tisu terendam. Penting: Jangan merendam seluruh bagian tisu; sisakan bagian ujung atas tetap kering agar mudah dinyalakan.
  4. Proses Pembakaran:Bakar ujung atas tisu menggunakan korek api. Tisu akan menyerap minyak dari bawah (proses kapilaritas), sehingga yang terbakar adalah uap minyaknya, bukan tisunya sendiri. Ini membuat api bertahan jauh lebih lama.
  5. Menyiapkan Dudukan Panci:Letakkan penyangga (bisa berupa batu bata atau besi penyangga kompor) di sekeliling cobek agar panci tidak langsung menekan sumbu api dan oksigen tetap bisa masuk.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Ini

KelebihanKekurangan
Sangat Murah: Menggunakan limbah rumah tangga.Asap Hitam: Cenderung menghasilkan jelaga pada pantat panci.
Tahan Lama: Minyak jelantah terbakar cukup lambat.Panas Terbatas: Suhu api tidak setinggi kompor gas.
Material Stabil: Cobek batu tidak akan pecah karena panas api kecil.Waktu Masak: Lebih lama (hanya cocok untuk masakan sederhana).

Peringatan Keamanan (Safety Tips)

  • Ventilasi: Lakukan di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik karena pembakaran minyak jelantah menghasilkan asap yang lebih pekat dibanding gas.
  • Stabilitas: Pastikan cobek diletakkan di permukaan yang rata dan tidak mudah terbakar.
  • Jauhkan dari Bahan Mudah Terbakar: Pastikan tidak ada kain atau plastik di dekat cobek saat api menyala.
  • Cara Memadamkan: Jangan menyiramkan air jika api membesar secara tidak terkendali. Cukup tutup cobek dengan kain basah atau tutup panci logam untuk memutus suplai oksigen.

Teknik ini sangat efektif sebagai solusi jangka pendek. Namun, karena menghasilkan jelaga, disarankan untuk mengolesi bagian bawah panci dengan sedikit sabun colek sebelum memasak agar noda hitam lebih mudah dibersihkan nantinya.

sumber:

https://www.facebook.com/reel/2039116023627712

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO