Berita

Tanpa hutan, satwa liar kehilangan rumah

Penebangan hutan dan pembukaan lahan dalam skala besar di Papua, termasuk di wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Sorong, telah mengubah bentang alam yang selama ribuan tahun menjadi rumah bagi beragam satwa liar dan masyarakat adat.

Ketika hutan dibuka untuk perkebunan, proyek pangan, atau berbagai kepentingan pembangunan lainnya, bukan hanya pohon yang hilang. Habitat satwa endemik Papua ikut musnah. Burung cenderawasih, kasuari, kanguru pohon, kuskus, dan berbagai spesies lainnya kehilangan ruang hidup yang menjadi tempat mereka mencari makan, berkembang biak, dan bertahan hidup.

Bagi masyarakat adat, hutan bukan sekadar hamparan pepohonan. Hutan adalah sumber kehidupan, identitas budaya, dan warisan leluhur yang dijaga turun-temurun.

Setiap hektare hutan yang hilang berarti semakin sempit ruang hidup satwa liar. Setiap pohon yang ditebang membawa kita semakin dekat pada kepunahan spesies yang tidak dapat digantikan.

Jaga satwa liar.
Lindungi hutan Papua.
Hentikan deforestasi yang merusak masa depan.

Karena ketika hutan terakhir tumbang, kita akan menyadari bahwa uang tidak bisa menggantikan ekosistem yang telah hilang.

https://www.instagram.com/p/DYrvJhjFJdA

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO