Berita

Kali Gendong Masih Kotor! Tumpukan Sampah Bikin Miris 

Jakarta – Kondisi Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, mulai menunjukkan perbaikan setelah tumpukan sampah yang sebelumnya menutupi aliran sungai berhasil dibersihkan. Aliran air kini kembali mengalir lebih lancar, namun persoalan pencemaran masih menjadi tantangan besar.

Meski hambatan akibat sampah telah berkurang, warna air Kali Gendong masih tampak hitam pekat disertai aroma tidak sedap. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa kualitas air sungai masih berada dalam kondisi tercemar dan membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.

Sampah Berkurang, Pencemaran Belum Teratasi

Pembersihan sampah yang dilakukan di sepanjang aliran Kali Gendong berhasil membuka kembali jalur aliran air yang sebelumnya tersumbat. Namun, perubahan fisik tersebut belum sepenuhnya memulihkan kondisi ekosistem sungai.

Air yang masih berwarna gelap dan berbau menyengat diduga dipengaruhi oleh akumulasi limbah domestik, endapan organik, serta kemungkinan masuknya limbah lainnya ke badan sungai. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengancam kehidupan biota perairan.

Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Masih Terjadi

Salah satu tantangan utama dalam menjaga kebersihan Kali Gendong adalah masih adanya oknum masyarakat yang membuang sampah ke sungai secara sembunyi-sembunyi, terutama pada malam hari.

Praktik tersebut menyebabkan sampah terus kembali menumpuk meskipun kegiatan pembersihan telah dilakukan. Akibatnya, upaya normalisasi sungai menjadi kurang efektif apabila tidak diikuti dengan perubahan perilaku masyarakat.

Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari sumbernya melalui kebiasaan memilah, mengurangi, dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, sehingga tidak berakhir di saluran air maupun sungai.

Dibutuhkan Kolaborasi dan Penegakan Aturan

Pemulihan kualitas Kali Gendong tidak hanya bergantung pada kegiatan pembersihan rutin, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait.

Selain peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, edukasi lingkungan dan penegakan aturan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan perlu diperkuat agar pencemaran tidak terus berulang.

Pengawasan, pemasangan kamera pemantau di titik rawan, hingga pelibatan masyarakat dalam kegiatan menjaga kebersihan sungai dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang.

Menjaga Sungai, Menjaga Kualitas Hidup

Sungai memiliki peran penting sebagai saluran drainase, pengendali banjir, habitat berbagai organisme, serta penopang kualitas lingkungan perkotaan. Karena itu, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Perbaikan kondisi aliran Kali Gendong menjadi langkah awal yang positif. Namun, upaya tersebut perlu diiringi dengan pengendalian pencemaran dan perubahan perilaku masyarakat agar sungai dapat kembali menjalankan fungsi ekologisnya secara optimal dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta kehidupan warga di sekitarnya.

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO