Desakan WALHI: audit total dan cabut izin korporasi perusak karst

Urgensi Pemulihan Ekologi: Mengapa WALHI Mendesak Audit Total Tambang di Kawasan Karst?
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) secara tegas melayangkan desakan kepada pemerintah untuk melakukan audit menyeluruh dan pencabutan izin bagi korporasi yang terbukti merusak ekosistem karst. Langkah ini dipandang bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencegah kehancuran ekologis yang permanen.
1. Mengapa Kawasan Karst Begitu Vital?
Karst bukan sekadar hamparan batuan gamping. Ekosistem ini memiliki fungsi yang tak tergantikan bagi kehidupan manusia:
- Tangki Air Alami: Karst bertindak sebagai spons raksasa yang menyimpan cadangan air tanah dalam jumlah masif, menjadi sumber air utama bagi jutaan warga, bahkan di musim kemarau.
- Benteng Iklim: Batuan karbonat pada karst berperan penting dalam menyerap karbon dioksida CO2 dari atmosfer.
- Habitat Endemik: Menjadi rumah bagi spesies unik, mulai dari burung walet, kelelawar (penyerbuk alami), hingga biota gua yang sensitif.
2. Substansi Tuntutan WALHI
WALHI menekankan bahwa retorika “pembangunan berkelanjutan” tidak akan berarti tanpa tindakan hukum yang nyata. Berikut adalah poin-poin tuntutannya:
- Audit Total Perizinan: Memeriksa kembali seluruh Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah karst untuk melihat kesesuaiannya dengan tata ruang dan amdal.
- Penegakan Hukum (Law Enforcement): Mencabut izin perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran fatal, seperti menambang di zona inti karst atau merusak mata air penduduk.
- Moratorium Tambang: Menghentikan pemberian izin baru di bentang alam karst demi menjaga sisa ekosistem yang masih utuh.
3. Dampak Jika Kerusakan Terus Dibiarkan
Jika eksploitasi karst oleh korporasi tidak segera dihentikan, risiko yang dihadapi masyarakat meliputi:
- Krisis Air Permanen: Hilangnya kemampuan batuan untuk menyimpan air akan menyebabkan kekeringan ekstrem.
- Bencana Geologis: Struktur tanah yang tidak stabil akibat penambangan meningkatkan risiko longsor dan amblesan tanah (sinkhole).
- Hilangnya Ruang Hidup: Masyarakat adat dan lokal kehilangan akses terhadap sumber daya alam yang telah menghidupi mereka selama lintas generasi.
Pemulihan fungsi ekologis tidak bisa dilakukan hanya dengan menanam pohon; jika struktur geologi karst rusak, fungsi hidrologinya hilang selamanya. Langkah tegas harus diambil sekarang.
sumber:
https://www.instagram.com/p/DUXJwHZEupS/?igsh=MTgwY2xxeXl6dTJ1Yw%3D%3D&img_index=3
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




