Berita

Jambore orang muda suarakan lingkungan dan perlindungan anak

Jambore Orang Muda 2025: Suarakan Lingkungan dan Perlindungan Anak sebagai Isu Keadilan

DEPOK – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Nasional sukses menggelar Jambore Orang Muda 2025. Acara ini menjadi forum penting bagi pemuda dari berbagai daerah untuk menyuarakan dan mencari solusi terkait isu krisis lingkungan dan perlindungan anak.

Inti Permasalahan dan Peran Pemuda

Menurut Direktur Lakpesdam PBNU, Asrul Raman, krisis lingkungan dan kekerasan terhadap anak adalah dua sisi dari ketidakadilan yang sama. Ia menekankan pentingnya peran orang muda sebagai pemimpin yang tidak hanya vokal, tetapi juga solutif dalam menciptakan perubahan di komunitas mereka.

Senada dengan itu, Ketua Pengurus PKBI Nasional, Ichsan Malik, menegaskan bahwa isu lingkungan dan perlindungan anak harus dilihat secara utuh karena keduanya menyangkut masa depan generasi. Orang muda dianggap memiliki daya inovasi dan empati yang krusial untuk menjembatani isu-isu ini.

“Orang muda perlu menjadi pemimpin yang tidak hanya vokal, tetapi juga solutif dalam membangun perubahan dari komunitas mereka sendiri,” – Asrul Raman.

Dukungan Pembangunan Nasional dan Internasional

Acara ini mendapat dukungan dari pemerintah dan mitra internasional:

  • Mahendra Arfan Azhar, Perencana Ahli Madya Bappenas, menyatakan bahwa pemuda adalah katalis utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Suara dan rekomendasi yang dihasilkan dalam jambore ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional. Bappenas mendorong pemuda menjadi inovator pembangunan.
  • Elena Martin Avila, First Secretary GEDSI, Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Jakarta, mengapresiasi jambore ini karena memperkuat ruang partisipasi bermakna bagi orang muda. Ia menegaskan bahwa dukungan pemuda terhadap isu lingkungan dan perlindungan anak adalah investasi bagi masa depan yang inklusif dan berkeadilan.

Para peserta, seperti Devy Sentuf dari Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, datang dengan mimpi yang sama: masa depan di mana bumi tidak rusak dan anak-anak bisa tumbuh tanpa kekerasan.

Terpilihnya Presiden Orang Muda Indonesia (POMI)

Pada penutupan acara, peserta Jambore Orang Muda bersepakat memilih Suparianto dari Sulawesi Utara sebagai Presiden Orang Muda Indonesia (POMI).

Suparianto berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi yang dihasilkan melalui kampanye digital dan mengajak partisipasi orang muda dari seluruh wilayah untuk bergerak bersama, dengan visi mewujudkan Indonesia Emas.

Tugas utama POMI ke depan:

  • Memperkuat konsolidasi yang sudah dimulai pada Jambore.
  • Memperbanyak sekutu di berbagai wilayah dan institusi.
  • Terus bersikap kritis pada kemajuan bangsa tanpa meninggalkan kelompok marginal atau mereka yang tertinggal.

source:
https://www.antaranews.com/berita/5204713/jambore-orang-muda-suarakan

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO