Berita

Kementerian PU Lakukan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir DAS Peusangan Aceh Pascabencana

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I tengah melakukan upaya penanganan terpadu pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Aceh, pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Penanganan dilakukan secara menyeluruh mulai dari wilayah hulu hingga hilir sungai guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang sekaligus memulihkan fungsi infrastruktur sumber daya air.

Kepala BWS Sumatera I, Asyari, mengatakan bahwa penanganan DAS Peusangan menjadi perhatian serius Kementerian PU mengingat dampak bencana yang cukup besar terhadap infrastruktur serta aktivitas dan keselamatan masyarakat di sepanjang aliran sungai.

“Dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, Kementerian PU berkomitmen melakukan penanganan DAS Peusangan secara komprehensif dan terpadu, mulai dari wilayah hulu, tengah, hingga hilir sungai,” ujar Asyari di Banda Aceh, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa pascabencana, DAS Peusangan mengalami berbagai kerusakan pada infrastruktur sumber daya air, mulai dari bendung hingga tebing sungai. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu fungsi sungai, tetapi juga meningkatkan risiko banjir dan longsor yang dapat membahayakan masyarakat di sekitarnya.

DAS Peusangan sendiri merupakan salah satu sungai besar di Aceh yang melintasi empat wilayah administratif. Sungai ini berhulu di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, kemudian mengalir melewati Kabupaten Bireuen, hingga bermuara di wilayah Lhokseumawe. Panjang dan luas wilayah aliran sungai tersebut menjadikan penanganannya membutuhkan perencanaan yang matang dan lintas sektor.

Saat ini, Asyari menyampaikan bahwa tim teknis dari Balai Teknik Sungai, Balai Teknik Sabo, serta Balai Teknik Irigasi di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU tengah melakukan pendataan lapangan secara intensif. Selain itu, tim juga menyusun desain penanganan menyeluruh untuk DAS Peusangan agar solusi yang diambil dapat bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

Untuk wilayah hulu DAS Peusangan yang berada di Kabupaten Bener Meriah, Kementerian PU merencanakan pembangunan sabo dam atau bangunan pengendali, serta sand pocket atau kolam penampung sedimen. Infrastruktur ini dirancang untuk menahan dan mengendalikan material sedimen seperti kayu, batu, dan debris lainnya agar tidak terbawa arus ke wilayah hilir saat terjadi banjir.

“Infrastruktur ini berfungsi untuk menahan dan mengendalikan material sedimen berupa kayu, batu, dan debris lainnya agar tidak terbawa ke wilayah hilir saat terjadi banjir,” jelas Asyari.

Sementara itu, di bagian tengah DAS Peusangan, fokus penanganan diarahkan pada perbaikan dan rehabilitasi berbagai infrastruktur sumber daya air yang mengalami kerusakan akibat bencana. Infrastruktur tersebut antara lain bendung Pante Lhong, bendung karet, jembatan, serta penguatan tebing sungai di sejumlah titik rawan.

“Upaya ini bertujuan untuk melindungi kawasan permukiman, fasilitas umum, serta mendukung keberlanjutan fungsi infrastruktur yang ada,” katanya.

Adapun di wilayah hilir DAS Peusangan, langkah penanganan dilakukan melalui pengerukan sungai dan perbaikan muara. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai sehingga aliran air menjadi lebih lancar, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan di kawasan muara.

Selain penanganan struktural, BWS Sumatera I juga melakukan langkah rehabilitasi pascabencana dengan memaksimalkan fungsi bendung Pante Lhong di Kabupaten Bireuen. Tim juga membantu pembersihan kayu dan material sisa banjir yang masih menghambat aliran sungai di sejumlah titik.

“Melalui penanganan terpadu dari hulu hingga hilir ini, kami berharap risiko banjir dan kerusakan lingkungan di DAS Peusangan dapat diminimalkan, serta tercipta sistem pengelolaan sungai yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Asyari.

Sumber berita:
Antara News – BWS tangani hulu–hilir DAS Peusangan Aceh pascabencana
https://www.antaranews.com/berita/5387818/bws-tangani-hulu-hilir-das-peusangan-aceh-pascabencana

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO