Berita

KLH Akan Panggil Pengelola TPST Bantargebang Usai Longsor Sampah yang Tewaskan Empat Orang

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memastikan akan segera memanggil kembali pihak pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menyusul insiden longsor sampah yang menelan korban jiwa pada Minggu (8/3/2026).

Dalam keterangannya dari Jakarta, Hanif menyampaikan bahwa Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah melakukan penyidikan terkait pengelolaan TPST Bantargebang sebelum terjadinya peristiwa longsor tersebut.

Menurutnya, peristiwa yang menyebabkan empat orang meninggal dunia itu harus dipertanggungjawabkan oleh pihak terkait.

“Apakah harus ada yang bertanggung jawab? Mestinya iya. TPST Bantargebang ini milik pemerintah di DKJ (Daerah Khusus Jakarta). Tentu pemerintah DKJ harus bertanggung jawab,” ujar Hanif.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terdapat ketentuan pidana bagi pengelola kegiatan yang dengan sengaja melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hingga mengakibatkan luka berat atau kematian.

Hanif menegaskan bahwa proses penyidikan oleh Deputi Gakkum KLH/BPLH saat ini masih berlangsung. Karena itu, pihaknya akan segera memanggil semua pihak yang diduga memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan TPST Bantargebang.

“Karena ini sudah masuk masa penyidikan dari Deputi Gakkum, kita akan segera memanggil kembali semua pihak yang harus bertanggung jawab. Ini masalah jiwa manusia yang tidak bisa dikuantifikasikan. Ini harus menjadi pukulan yang sangat mendalam,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan proses pencarian korban masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun longsoran sampah.

Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa akibat longsor di TPST Bantargebang mencapai empat orang. Data tersebut dikonfirmasi pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Keempat korban yang meninggal dunia diketahui adalah pemilik warung Enda Widayanti dan Sumini, serta dua sopir truk sampah yakni Dedi Sutrisno dan Irwan Suprihatin.

Sumber:
https://www.antaranews.com/berita/5461519/klh-segera-panggil-pengelola-tpst-bantargebang-respons-longsor-sampah

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO