Berita

KLH Dorong Produsen Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan

Sampah plastik telah menjadi salah satu tantangan terbesar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) tengah mendorong para produsen untuk beralih menggunakan kemasan yang lebih mudah didaur ulang. Hal ini diungkapkan oleh Ujang Solihin Sidik, Kepala Subdirektorat Tatalaksana Produsen Direktorat Pengurangan Sampah KLH, saat ditemui di Jakarta Pusat pada Selasa (25/2/2025).

Menurut Ujang, mayoritas perusahaan saat ini masih memproduksi kemasan dengan bahan yang sulit digunakan kembali, seperti plastik multilayer dan kemasan berwarna-warni. Sayangnya, jenis kemasan ini sangat sulit untuk didaur ulang, sehingga berkontribusi besar terhadap penumpukan sampah plastik. “Kami sedang mendorong mereka untuk merancang produk dengan kemasan yang gampang didaur ulang. Dengan begitu, nilai ekonomisnya lebih tinggi dan akan lebih banyak orang yang tertarik untuk mengumpulkannya,” jelas Ujang.

Sebagai solusi, KLH merekomendasikan penggunaan plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate) atau PE (Polyethylene), yang lebih ramah lingkungan dan memiliki potensi daur ulang tinggi. Upaya ini juga didukung melalui kebijakan pemerintah, seperti Peraturan Menteri LHK Nomor 75 Tahun 2019. Aturan tersebut mewajibkan produsen untuk merancang produk yang mudah dikumpulkan dan didaur ulang, serta bertanggung jawab mengelola limbah kemasan pasca-konsumsi.

Namun, tantangan tetap ada. Salah satu kendala utama adalah maraknya penggunaan kemasan saset multilayer yang hampir mustahil untuk didaur ulang. Kemasan semacam ini sering kali berakhir di tempat pembuangan akhir atau bahkan mencemari lingkungan, termasuk lautan. Oleh karena itu, KLH terus bekerja sama dengan asosiasi produsen untuk menyusun peta jalan pengurangan sampah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Peta jalan ini kami monitor secara berkala untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan komitmen,” tambah Ujang. Jika produsen tidak mematuhi arahan ini, KLH tidak segan-segan memberikan surat peringatan sebagai langkah tegas untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.

Dengan inisiatif ini, KLH berharap dapat mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan. Tentunya, peran aktif produsen sangat dibutuhkan agar kita semua bisa menikmati dunia yang lebih bersih dan sehat di masa depan. Mari bersama-sama mendukung gerakan ini dengan memilih produk yang ramah lingkungan!

Sumber: Kompas.com .

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO