Berita

KLH Susun Peta Jalan Transisi Energi dan Pengendalian Deforestasi Menuju Target Iklim 2030

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah menyusun peta jalan strategis transisi energi dari bahan bakar fosil secara adil, tertata, dan merata, serta peta jalan pengurangan dan pembalikan deforestasi serta degradasi hutan pada 2030 sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap agenda iklim global.

Direktur Mobilisasi Sumber Daya Perubahan Iklim KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Irawan Asaad mengatakan penyusunan konsep strategis tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, organisasi masyarakat sipil (CSO), serta pakar independen.

Menurut Irawan, proses penyusunan dilakukan melalui dialog yang melibatkan non-party stakeholders guna menyelaraskan komitmen iklim global dengan kepentingan kedaulatan energi nasional serta sektor kehutanan di Indonesia.

“Dialog ini merupakan respons atas surat dari Brasil selaku Presidensi COP30 yang mengundang kontribusi masukan dari berbagai pihak dalam proses penyusunan dua peta jalan yang diinisiasi Presidensi COP30 sebagai tindak lanjut konferensi iklim di Belem, Brasil pada 2025 lalu,” ujar Irawan dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Presidensi Brasil pada Konferensi Perubahan Iklim COP30 mengumumkan dua inisiatif utama, yakni peta jalan transisi menuju ekonomi bebas bahan bakar fosil secara adil, tertib, dan merata (Transition Away from Fossil Fuels in a Just, Orderly, and Equitable Manner/TAFF) serta peta jalan hutan dan iklim untuk menghentikan dan membalikkan deforestasi serta degradasi hutan pada 2030.

Dalam penyusunan peta jalan TAFF, Indonesia menegaskan bahwa meskipun mendukung agenda global, tidak ada satu formula yang bisa diterapkan secara universal bagi semua negara.

Irawan menekankan bahwa proses transisi energi harus bersifat nationally determined, yakni mempertimbangkan kondisi nasional masing-masing negara, termasuk tingkat ketergantungan terhadap energi fosil agar tidak mengganggu pembangunan ekonomi.

Selain itu, pada peta jalan pengurangan deforestasi dan degradasi hutan, Indonesia juga menegaskan pentingnya memperhatikan kondisi nasional serta upaya yang telah dilakukan dalam menekan emisi gas rumah kaca dari sektor energi dan kehutanan.

Upaya tersebut telah berjalan sejak ditetapkannya Decision 1/CMA 5 hasil COP29 di Dubai pada 2023, yang menjadi dasar penguatan aksi iklim global.

Sebagai tindak lanjut, KLH/BPLH akan menyusun kerangka masukan atau draf konsep peta jalan nasional bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Kehutanan.

Dokumen final peta jalan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Presidensi COP30 Brasil dan menjadi dasar posisi nasional Indonesia dalam berbagai forum iklim internasional, termasuk Konferensi Perubahan Iklim COP31 UNFCCC yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Antalya, Turki.

https://www.antaranews.com/berita/5477710/klh-susun-peta-jalan-transisi-energi-dan-menekan-deforestasi-pada-2030

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO