Dokumen

Laporan kajian keberlanjutan fasilitas pemelihaan dan pengelolaan sampah di Indonesia

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pembangunan kota di Indonesia melalui kebijakan Smart & Green Livable City. Kebijakan ini dirancang untuk menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks dan menjadi bagian integral dari upaya mencapai pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Fokus Kebijakan Smart & Green Livable City

Bappenas memfokuskan kebijakan ini pada empat aspek utama yang saling terkait untuk menciptakan kota yang cerdas, ramah lingkungan, inklusif, dan memberikan kualitas hidup tinggi bagi seluruh penduduk, yaitu:

  • Smart Infrastructure and Mobility: Pengembangan infrastruktur yang terintegrasi dengan teknologi cerdas untuk mendukung mobilitas yang efisien dan berkelanjutan.
  • Green Infrastructure: Pembangunan infrastruktur hijau yang ramah lingkungan, termasuk ruang terbuka hijau dan sistem pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
  • Digital Governance: Penerapan tata kelola pemerintahan berbasis digital untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
  • Inclusive Livability: Mewujudkan kota yang inklusif dengan akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Peran Bappenas dalam Implementasi Kebijakan

Bappenas tidak hanya berperan sebagai perumus arah kebijakan, tetapi juga sebagai penghubung antar sektor dan lembaga untuk memastikan integrasi program pembangunan antar wilayah. Peran ini meliputi koordinasi kebijakan, sinkronisasi perencanaan, serta pengawasan pencapaian target nasional. Melalui pendekatan ini, Bappenas memastikan bahwa pembangunan kota berjalan secara terpadu dan efektif.

Keterkaitan dengan RPJPN 2025–2045

Kebijakan Smart & Green Livable City sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, khususnya dalam mendukung:

  • Pembangunan rendah karbon untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
  • Peningkatan ketahanan iklim agar kota-kota lebih tangguh menghadapi perubahan iklim.
  • Transformasi digital sebagai fondasi pengembangan tata kelola dan layanan publik yang modern.

Agenda ini menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang efisien energi, adaptif terhadap teknologi, dan tangguh terhadap bencana serta perubahan lingkungan.

Mendukung Pertumbuhan Wilayah dan Pemerataan Pembangunan

Selain fokus pada kota-kota besar, kebijakan ini juga mendorong pengembangan kota menengah dan kecil yang memiliki potensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga memperkuat daya saing wilayah secara nasional. Hal ini sekaligus mendukung strategi pemerataan pembangunan nasional agar tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.

Sinergi dengan Program Nasional dan Kolaborasi Multi-Pihak

Bappenas bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Dalam Negeri, dan lembaga terkait lainnya tengah menyiapkan perencanaan pengembangan terpadu untuk sekitar 40 kota berkelanjutan di Indonesia, yang mencakup aspek tata ruang, infrastruktur, dan penguatan kapasitas pemerintah daerah. Program ini dikenal sebagai National Urban Development Program (NUDP) dan didukung oleh berbagai pihak termasuk Bank Dunia, untuk mempercepat transformasi kota menjadi lebih layak huni, hijau, dan cerdas4.

Kontribusi terhadap Visi Indonesia Emas 2045

Melalui kebijakan Smart & Green Livable City, Bappenas mengarahkan pembangunan perkotaan menuju modernitas, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia sebagai negara yang tangguh, mandiri, inklusif, dan berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan3.

Dengan demikian, kebijakan Smart & Green Livable City yang dikembangkan Bappenas merupakan kerangka strategis yang komprehensif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, memperkuat ketahanan iklim, dan mendorong transformasi digital. Kebijakan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan, tetapi juga memperkuat daya saing wilayah dan pemerataan pembangunan nasional secara berkelanjutan.

sumber :
https://www.linkedin.com/posts/andi-setyo-pambudi-23853549_kajian-sampah-bappenas-activity-7313749319793221633-9LST?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO