Praktik Baik

Mahasiswa UPI Bandung sukses bikin motor hydrogen 1 liter tembus 214 km

Mahasiswa UPI Bandung Sukses Ciptakan “Jawara”: Motor Sport Hidrogen Lokal dengan Efisiensi Tinggi

Prestasi gemilang kembali diukir oleh dunia pendidikan vokasi Indonesia. Tim mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung resmi memperkenalkan Jawara, sebuah sepeda motor sport masa depan berbasis Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). Motor bertenaga hidrogen ini tampil perdana dalam ajang Pameran Inovasi Pendidikan Vokasional UPI.

Proyek ambisius ini berawal dari kompetisi PLN Innovation & Climate Energy (ICE) 2024. Tim UPI berhasil terpilih sebagai salah satu dari dua kampus terbaik di Indonesiaโ€”bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)โ€”yang sukses mendapatkan pendanaan penuh untuk merealisasikan ide green technology ini.

Cara Kerja Teknologi FCEV pada Motor “Jawara”

Berbeda dengan kendaraan listrik berbasis baterai murni (BEV), motor FCEV menggunakan tangki hidrogen sebagai sumber energi utamanya. Konsep dasarnya mirip dengan diagram teknologi bahan bakar hidrogen global berikut:

  1. Konversi Energi: Gas hidrogen yang disimpan di dalam tangki dialirkan menuju komponen fuel cell. Di dalam fuel cell, hidrogen direaksikan dengan oksigen dari udara bebas untuk menghasilkan energi listrik.
  2. Sistem Penggerak: Listrik hasil reaksi kimia tersebut kemudian disalurkan ke motor penggerak untuk memutar roda.
  3. Ramah Lingkungan (Zero Emission): Karena tidak ada proses pembakaran bahan bakar fosil, motor ini bekerja dengan sangat senyap dan tidak mengeluarkan asap knalpot sama sekali. Satu-satunya residu buangan dari hasil reaksi hidrogen dan oksigen ini adalah uap air murni ($H_2O$).

Spesifikasi dan Keunggulan Utama

Dibuat dalam waktu 8 bulan dari tahap desain hingga perakitan fisik, “Jawara” membawa performa yang sangat menjanjikan untuk kategori kendaraan ramah lingkungan:

  • Efisiensi Tinggi: Mampu menempuh jarak luar biasa hingga 214 km hanya dengan 1 liter hidrogen. Dengan kapasitas tangki penuh sebesar 2 liter, motor ini memiliki jangkauan berkendara total hingga 428 km.
  • Performa Berkendara: Dapat melaju dengan kecepatan maksimal mencapai 80 km/jam, angka yang sangat ideal untuk mobilitas harian di area perkotaan.
  • Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN): Hebatnya, rancang bangun motor futuristik ini sudah memanfaatkan 80% komponen lokal, membuktikan kesiapan rantai pasok dan keahlian manufaktur dalam negeri.

Menuju Ekosistem Hijau yang Berkelanjutan

Inovasi tim mahasiswa UPI ini tidak berhenti sampai di sepeda motor saja. Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), tim ini tengah bergerak lebih jauh.

Saat ini, mereka sedang dalam proses mengembangkan prototipe mobil bertenaga hidrogen sekaligus merancang konsep Hydrogen Fuel Station (stasiun pengisian bahan bakar hidrogen) mandiri. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terciptanya ekosistem transportasi hijau yang utuh dan mandiri di Indonesia.

sumber:
https://www.facebook.com/share/p/192Hx9qXpb/

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO