Mudik Lebaran 2025: KLH Proyeksikan Tambahan 72.300 Ton Sampah, Keluarkan Edaran Khusus

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq memproyeksikan timbulan sampah selama masa mudik Lebaran 2025 akan meningkat 72.300 ton dalam kurun 10 hari. Angka ini didasarkan pada perkiraan 146 juta pemudik dari data Kementerian Perhubungan.
Rest Area Jadi Penyumbang Sampah Signifikan
- Kawasan seperti rest area menyumbang 10-20% dari total timbulan sampah mudik
- Contoh: Rest Area KM 57 Karawang yang biasanya menghasilkan 2 truk sampah/hari, kini mencapai 5 truk/hari selama musim mudik
Kolaborasi KLH dengan Jasa Marga
KLH telah menjalin kerja sama dengan PT Jasa Marga untuk:
✔ Mengoptimalkan pengelolaan sampah di 27 rest area milik Jasa Marga
✔ Mendorong pengolahan sampah di lokasi agar tidak membebani TPA
✔ Menerapkan sistem pengelolaan yang lebih efektif
Edaran Khusus Pengendalian Sampah Lebaran
KLH mengeluarkan Surat Edaran No. 02 Tahun 2025 tentang Pengendalian Sampah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, yang berisi:
🔹 Instruksi kepada pemda untuk meningkatkan pengawasan sampah di jalur mudik
🔹 Sosialisasi intensif tentang pengurangan sampah kepada masyarakat
🔹 Optimalisasi fasilitas pengelolaan sampah di daerah penyangga
Ajakan untuk Pemudik Ramah Lingkungan
Menteri Hanif mengingatkan:
“Sampah kita adalah tanggung jawab kita. Semakin banyak sampah, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan. Tidak ada sampah adalah berkah.”
Masyarakat diimbau untuk:
- Membawa wadah makan/minum sendiri
- Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai
- Memilah sampah sebelum dibuang
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan mudik Lebaran 2025 bisa lebih ramah lingkungan dan mengurangi beban pengelolaan sampah nasional.
Sumber: Antara News
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




