Berita

Pemerintah menargetkan 100 GW kapasitas listrik, 76% berasal dari EBT

Indonesia sedang melangkah lebih jauh menuju masa depan energi bersih. Pemerintah menargetkan penambahan 100 Giga Watt (GW) kapasitas pembangkit listrik hingga tahun 2040 dan yang menarik, 76% di antaranya berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dalam periode 2025–2034 saja, 70 GW direncanakan terealisasi lewat RUPTL PLN. Dari rencana tambahan pembangkit listrik baru yang akan dibangun sebesar 69,5 Giga Watt (GW) selama 2025-2034, 76% berasal dari EBT, terdiri dari 42,6 GW berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT atau setara 61%, dan 10,3 GW atau setara 15% dari sistem penyimpanan (storage) baterai dari sumber energi terbarukan, seperti PLTA Pumped Storage dan baterai.

Salah satu fokus utamanya adalah percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), khususnya untuk desa-desa yang belum teraliri listrik.

Bukan hanya menambah kapasitas, strategi ini juga menjadi bagian penting dari misi besar untuk transisi energi nasional. Pemerintah tidak sekadar membangun listrik, tapi menyambung harapan bagi desa-desa tertinggal dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Source:

https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_zonaebt-zenews-transisienergi-activity-7351208484756967424-vqCn/?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO