Penghijauan di Ruas Jalan Trans-Papua Hasilkan 12 Ton Kopi

Pembangunan Jalan Trans-Papua tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur penunjang mobilitas masyarakat tetapi juga telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya dalam sektor pertanian. Inisiatif penghijauan yang dilakukan di sepanjang ruas Jalan Trans-Papua telah berhasil memanfaatkan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif menjadi areal perkebunan kopi yang menguntungkan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena, menggagas program penanaman kopi oleh masyarakat setempat di Papua Pegunungan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan tetapi juga sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan lahan di sisi jalan. Selain kopi, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menanam tanaman lain seperti cabai, nanas, dan berbagai jenis sayur mayur, yang dapat diharapkan menambah penghasilan mereka sambil menunggu masa panen kopi.
Diketahui dari unggahan akun Instagram resmi Kementerian PUPR pada tanggal 5 Maret 2024, terdapat 14 kelompok tani di Distrik Bpiri, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan yang berpartisipasi dalam program ini. Hasil dari kerja keras dan dedikasi para petani ini cukup signifikan, dimana produksi biji kopi pada tahun 2022 mencapai 10 ton dan mengalami peningkatan menjadi 12 ton pada tahun 2023.
Kesuksesan ini tidak hanya menunjukkan potensi besar dari penghijauan dan pemanfaatan lahan tidur di sepanjang Jalan Trans-Papua untuk kegiatan pertanian tetapi juga menegaskan peran vital infrastruktur dalam menggerakkan dan meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor pertanian.
sumber :
https://www.kompas.com/properti/read/2024/03/05/143201421/penghijauan-di-ruas-jalan-trans-papua-hasilkan-12-ton-kopi
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




