Presentasi

Peta jalan pengelolaan susut dan sisa pangan dalam mendukung pencapaian ketahanan pangan menuju Indonesia

Pengelolaan susut dan sisa pangan (SSP) menjadi kunci transformasi sistem pangan Indonesia menuju ketahanan pangan berkelanjutan pada 2045. Dengan kerugian ekonomi mencapai Rp551 triliun per tahun akibat SSP dan kontribusi emisi gas rumah kaca sebesar 1,7 miliar ton CO₂e, kebijakan terstruktur melalui Peta Jalan Pengelolaan SSP 2025-2045 dirancang untuk mengoptimalkan rantai pasok pangan sekaligus mendukung target pembangunan hijau.

Situasi SSP di Indonesia: Darurat Sistemik

  • Volume SSP: Selama 2000-2019, Indonesia kehilangan 20,5 juta ton pangan (susut) dan membuang 20 juta ton (sisa) per tahun. Sampah makanan menyumbang 48-49% total SSP nasional (Bappenas, 2021).
  • Dampak Lingkungan: Pembusukan SSP menghasilkan gas metana setara 7,29 juta ton CO₂e/tahun, memperparah krisis iklim.
  • Ketimpangan Akses: Sementara 22,9 juta orang mengalami kerawanan pangan (2023), 23-48 juta ton pangan terbuang sia-sia.

Peta Jalan SSP 2045: Empat Pilar Transformasi

1. Regulasi dan Kebijakan Terintegrasi

  • Payung Hukum: Penyusunan Rancangan Perpres SSP (2025) untuk mengikat kebijakan di tingkat nasional dan daerah.
  • Insentif Ekonomi: Subsidi teknologi pascapanen untuk petani dan insentif pajak bagi usaha yang mengurangi limbah pangan.
  • Penegakan Standar: Penerapan SNI 8202:2023 untuk pengelolaan pangan di ritel dan industri.

2. Inovasi Teknologi dan Infrastruktur

  • Smart Farming: Penggunaan sensor IoT dan blockchain untuk memantau kualitas pangan dari lahan ke pasar.
  • Cold Chain Modern: Pembangunan 148 gudang berpendingin di 10 provinsi prioritas (2025-2035) untuk mengurangi susut pascapanen.
  • Daur Ulang: Konversi sisa pangan menjadi bioenergi (biogas) dan pakan ternak di 50 kota/kabupaten (2030).

3. Edukasi dan Perubahan Perilaku

  • Kampanye Nasional: Program “Satu Piring Habis” untuk rumah tangga dan modul edukasi SSP di kurikulum sekolah.
  • Pelatihan Petani: Kapasitas 500.000 petani dalam teknik pascapanen (2025-2030) melalui sekolah lapang.

4. Kolaborasi Pentahelix

  • Model ABCGM: Sinergi akademisi (Academics), bisnis (Business), masyarakat (Community), pemerintah (Government), dan media.
  • Bank Pangan: Jaringan 1.000 bank pangan di 34 provinsi (2045) untuk redistribusi 2 juta ton pangan surplus/tahun.

Target dan Indikator Kinerja

PeriodeTarget Pengurangan SSPIndikator Utama
202515%50% pasar tradisional terdigitalisasi
203545%80% industri makanan terapkan SNI SSP
204575%Zero waste di 100 kota/kabupaten

Peran Strategis Bappenas dan K/L Terkait

  • Bappenas: Memimpin integrasi kebijakan SSP ke dalam RPJMN 2025-2029 dan SDGs, dengan alokasi anggaran Rp12,7 triliun untuk program prioritas.
  • Badan Pangan Nasional: Menginisiasi Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) di 15 provinsi (2022-2025) untuk redistribusi 500.000 ton pangan/tahun.
  • KLHK: Menerapkan carbon pricing untuk emisi SSP dan insentif pengolahan sampah organik.

Dampak Multisektor

  • Ekonomi: Penghematan Rp165 triliun/tahun dari pengurangan 30% SSP pada 2030.
  • Lingkungan: Penurunan 42% emisi metana sektor pangan (setara 3,1 juta ton CO₂e).
  • Sosial: Peningkatan akses pangan untuk 10 juta rumah tangga miskin melalui bank pangan.

Tantangan dan Solusi

  • Regulasi Terfragmentasi: Harmonisasi 23 peraturan sektoral tentang SSP menjadi Perpres terpadu (2025).
  • Keterbatasan Teknologi: Alih teknologi pengolahan pascapanen dari Korea Selatan dan Belanda.
  • Perilaku Konsumtif: Gerakan “Makan Tanpa Sisa” melalui influencer media sosial dan challenge digital.

Dengan peta jalan ini, Indonesia tidak hanya mengejar ketahanan pangan, tetapi juga membangun model ekonomi sirkular berbasis pangan yang inklusif. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci mencapai target 75% pengurangan SSP pada 2045, sekaligus memastikan sistem pangan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

sumber :

https://www.linkedin.com/posts/andi-setyo-pambudi-23853549_roadmap-susut-pangan-asp-activity-7315137337141731329-Mbou?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO