Presentasi

PROGRAM PEMERINTAH PUSAT UNTUK MENDUKUNG KONVERSI SAMPAH MENJADI REFUSE DERIVED FUEL (RDF)

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, di mana data menunjukkan bahwa mayoritas timbulan sampah nasional masih belum terkelola. Untuk mengatasi permasalahan ini dan mencapai target ambisius seperti “No TPA” di tahun 2045, di mana hanya sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan yang boleh masuk TPA, serta meningkatkan akses rumah tangga terhadap sampah terkelola di perkotaan menjadi 100% di tahun 2024, diperlukan pendekatan berbasis teknologi. Konsep pengelolaan sampah saat ini harus bergerak dari paradigma lama yang berujung pada TPA yang diproyeksikan penuh dalam beberapa tahun ke depan jika tanpa perbaikan.

Dalam konteks ini, teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) muncul sebagai salah satu solusi kunci yang didukung oleh program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pengolahan sampah menjadi RDF menawarkan solusi yang lebih ekonomis, efisien, dan ramah lingkungan dibandingkan pengolahan biologis atau termal murni, terutama mengingat karakteristik sampah di Indonesia yang umumnya tidak terpilah di sumber dan memiliki kandungan air/organik yang tinggi, membuat pengolahan termal kurang efisien. Teknologi RDF dapat menurunkan biaya investasi dan operasional dengan memanfaatkan industri yang sudah ada sebagai pengguna bahan bakar alternatif.

Kementerian PU secara proaktif telah membangun sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis RDF di berbagai wilayah di Indonesia. Contoh signifikan adalah TPST Kabupaten Cilacap, yang dibangun dengan kapasitas 120 ton/hari melalui skema pendanaan gabungan berbagai pihak (Pemerintah Pusat, Pemprov Jateng, Kab. Cilacap, dan Pemerintah Denmark). TPST Cilacap menerapkan teknologi biodrying dan berhasil menjadikan produk olahannya, RDF, dimanfaatkan oleh PT. Semen Bangun Indonesia (SBI) sebagai energi pengganti bahan bakar pabrik. Kolaborasi multi-stakeholder ini menjadi salah satu keunggulan. Selain itu, Direktorat Sanitasi juga sedang menyusun standar desain Instalasi Pengolahan Sampah (IPS) berbasis teknologi dengan berbagai kapasitas untuk meningkatkan kualitas penanganan sampah nasional. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong konversi sampah menjadi sumber energi alternatif yang berkelanjutan.

Sumber:
https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_rdf-ugcPost-7324779232608313344-6fiU/?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO