Praktik Baik

Ribuan Warga Buleleng Bersatu Bersihkan Pesisir, Wujud Nyata Gerakan Bali Bebas Sampah

Sebanyak 5.200 warga dari berbagai kalangan di Kabupaten Buleleng, Bali, turun langsung memungut sampah di tujuh titik pesisir pantai. Aksi ini menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyampaikan bahwa masyarakat Buleleng bergerak serentak dalam aksi nyata Gerakan Bali Bebas Sampah yang digelar di Pantai Kampung Baru, Pantai Kubu Jati, Pantai Penarukan, Pantai Kayu Buntil, Pantai Camplung, Pantai Pemaron, dan Pantai Anturan.

Menurut Sutjidra, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi komitmen bersama seluruh komponen masyarakat untuk menjaga laut dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 157 kilometer—terpanjang di Bali—Buleleng menghadapi tantangan besar berupa kiriman sampah, terutama saat cuaca ekstrem. Namun di balik tantangan itu, lahir kolaborasi kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita mungkin tidak tahu dari mana sampah itu datang. Tapi kita tahu, kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Inilah wujud gotong royong Buleleng,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aksi ini akan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk kegiatan rutin setiap Jumat oleh jajaran OPD bersama masyarakat di wilayah binaan. Gerakan ini diharapkan menjadi budaya bersama, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Pantai yang bersih bukan hanya untuk pariwisata, tetapi untuk anak cucu kita. Kita jaga laut, laut menjaga kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Putra Aryana menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat serta seluruh elemen pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya mengurangi timbulan sampah plastik di kawasan pesisir.

Sampah yang terkumpul dipilah antara organik dan anorganik, dengan plastik sebagai jenis yang paling mendominasi. Selanjutnya, sampah diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup menuju TPA Bengkala untuk pengelolaan lanjutan.

Tak hanya di pesisir, sebanyak 148 desa se-Kabupaten Buleleng juga menggelar aksi serentak di wilayah masing-masing. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda, DPRD, TNI/Polri, Kejaksaan, Pengadilan, OPD, BUMD, camat, lurah, perbekel, komunitas lingkungan, mahasiswa, pelajar, pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat umum.

Lebih dari sekadar bersih-bersih, gerakan ini memperkuat komitmen Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), yaitu memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah dan lingkungan masing-masing sebagai langkah konkret menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sumber berita:
https://www.antaranews.com/berita/5445218/ribuan-warga-buleleng-memungut-sampah-pesisir-pantai

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO